Langsung ke konten utama

Inilah Penjual Nasi Kebuli di Gresik

Bagi penggemar makanan khas dari kambing. disaat musim hujan cocok sekali menikmati lezatnya nasi kebuli, disajikan hangat dan masih ngebul. Kalau lazimnya masakan Timur Tengah berwarna kekuningan, Nasi kebuli memiliki aroma khas berupa bumbu kayumanis cengkeh, kapulaga, merica, pala, jintan, ketumbar, jahe dan bawang.

Nasi Kebuli biasanya disajikan bersama daging kambing atau ayam juga ada acar sebagai pelengkap hidangan

Penggemarnya bukan saja datang dari orang tua, melainkan anak-anak muda yang ingin mencoba masakan khas Timur Tengah tersebut. berikut beberapa penjual yang berhasil kami dapatkan alamatnya

1. Griya Assery 

Jalan Malik Ibrahim 45 Gresik
Telepon 08180323 1006

Selain nasi kebuli ada juga menu katering berupa nasi tomat, nasi campur, nasi kuning, nasi goreng prancis, nasi krawu arab, dan aneka bumbu masakan siap pakai

2. Penjual Online di Jualo   

Dengan kontak sebagai berikut 
Pin bb 5A4220DB sms/telp 087701325400


3. Depot Resto Bang Kodir
Jalan Pahlawan Gresik


Sementara informasi untuk penjual nasi kebuli di Gresik hanya diatas, jika ada referensi lagi silahkan ditamkan di kolom komentar di bawah terima kasih

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sempat Disuspensi karena Limbah, 4 Dapur Makan Bergizi Gratis di Gresik Akhirnya Diizinkan Beroperasi Kembali setelah Renovasi Kilat

INIGRESIK.COM - Pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Gresik , Jawa Jawa Timur, sempat diwarnai penghentian sementara operasional pada delapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG sejak awal pekan ini. Langkah tegas berupa pembekuan (suspend) tersebut diambil oleh Badan Gizi Nasional (BGN) karena fasilitas pendukung di delapan titik tersebut kedapatan belum memenuhi standar teknis lingkungan hidup yang dipersyaratkan.  Meski sempat memicu kekhawatiran terkait keberlangsungan pasokan makanan untuk anak-anak sekolah, perbaikan cepat langsung dilakukan oleh para pengelola di lapangan. Per hari ini, Jumat, 5 Juni 2026, empat dari delapan SPPG yang sempat disuspensi tersebut dipastikan sudah mengantongi surat pencabutan suspend dan diizinkan kembali beraktivitas normal melayani kebutuhan gizi masyarakat. Kebijakan penghentian sementara ini murni didasari oleh komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas lingkungan di sekitar lokasi produksi...