Langsung ke konten utama

Kronologi dan Daftar Korban Perahu Tenggelam Santri Langitan

KRONOLOGI 

Pada hari Jum'at tanggal 07 October 2016 sekitar Pukul 09.09 WIB telah terjadi korban tenggelam yakni santri langitan yg hendak ke pasar babat dengan naik perahu dg jumlah 25 orang, dikarenakan terlalu banyak muatan sehingga perahu tersebut oleng dan tenggelam. (info lebih lanjut masih dalam assessment tim dilapangan) 

UPAYA YANG DILAKUKAN 
- Bpbd Kab Lamongan ber koordinasi dengan forpimcam Babat, Bpbd Tuban dan Para warga 
- Saat ini masih dalam tahapan kaji cepat ( lain2 menyusul) 

Inilah nama-nama 17 korban selamat: 
1. M Solihul Widad (13) 
2. M Mu'zi AL Athiq (18) 
3. Ahmad Iqbal (20) 
4. A Nu'man Al Murtadlo (20) 
5. A Ali Sibro Mulisi (12) 
6. Khabib Abdurozaq (13) 
7. Syamsud Duha (23) 
8. M Imam Bukhori (18) 
9. Abu Bakar (20) 
10. A Rofiqi Yusuf (19) 
11. Abdurohman (18) 
12. M Khoirul Anam (20) 
13. M Murtadlo (19) 
14. Tondi Marpaung (14) 
15. Faisal Tanjung (17) 
16. Awaludin (15) 
17. Ilzam Fatoni (19) 

Sedangkan korban yang belum ditemukan berjumlah 8 orang yakni: 
1. Ahmad Umar (12) 
2. Abdullah Umar (15) 
3. M Barikli Amri (12) 
4. M Lujianidani (13) 
5. M Muksin (16) 
6. Khabib Rizki (15) 
7. Mambrur (18) 
8. Afiq Fadhil (19)

Petugas BPBD Tuban dan BPBD Lamongan hingga pukul 14.30 WIB, masih berada di lokasi untuk melakukan pencarian.

sumber : PUSDALOPS BPBD KABUPATEN LAMONGAN

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sempat Disuspensi karena Limbah, 4 Dapur Makan Bergizi Gratis di Gresik Akhirnya Diizinkan Beroperasi Kembali setelah Renovasi Kilat

INIGRESIK.COM - Pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Gresik , Jawa Jawa Timur, sempat diwarnai penghentian sementara operasional pada delapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG sejak awal pekan ini. Langkah tegas berupa pembekuan (suspend) tersebut diambil oleh Badan Gizi Nasional (BGN) karena fasilitas pendukung di delapan titik tersebut kedapatan belum memenuhi standar teknis lingkungan hidup yang dipersyaratkan.  Meski sempat memicu kekhawatiran terkait keberlangsungan pasokan makanan untuk anak-anak sekolah, perbaikan cepat langsung dilakukan oleh para pengelola di lapangan. Per hari ini, Jumat, 5 Juni 2026, empat dari delapan SPPG yang sempat disuspensi tersebut dipastikan sudah mengantongi surat pencabutan suspend dan diizinkan kembali beraktivitas normal melayani kebutuhan gizi masyarakat. Kebijakan penghentian sementara ini murni didasari oleh komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas lingkungan di sekitar lokasi produksi...