Langsung ke konten utama

Sedikit Cerita Tentang Kali Lamong

Kali atau sungai sebagai sumber air sangat vital keberadaanya baik sebagai sumber minum dan makanan, kali dahulu juga menjadi sarana transportasi. Sehingga tidak heran banyak penemuan fosil manusia purba dan situs sejarah di sepanjang aliran sungai

Kali Lamong yang melewati Gresik berasal dari pegunungan Kendeng Desa Kedung Kumpul Kecamatan Bluluk Lamongan, kali ini merupakan salah satu dari 3 aliran sungai besar yang bermuara di Gresik  yaitu Kali Brantas di selatan, Kali Lamong di tengah dan Kali Bengawan Solo yang melewati Gresik bagian Utara 

Wilayah yang dilewati mulai dari Kecamatan Balongpanggang, Benjeng, Cerme, sampai karangkiring Kebomas yang dahulu menurut penelitian merupakan salah satu pelabuhan yang besar hingga akhir abad ke-17 

Alirannya yang berkelok kelok membentuk huruf S, huruf L atau juga huruf U membuat beberapa tempat di kali Lamong berkedalaman (kedung) Kali Lamong juga terkenal dengan luapanya dimusim hujan sehingga didaerah Benjeng dan sekitarnya sudah faham dan hafal jika terjadi banjir


Dalam dongeng rakyat Jawa Timur (boleh percaya boleh tidak) kali Lamong dilewati salah satu Adipati pertama Kabupaten Lamongan yang bernama Ronggo Hadi atau bisa disebut Kyai Lamong atau mbah Lamong

Dikutip Dari Buku Bendjeng Tempo Doeloe
Karya Benjeng Pribumi 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Nama Desa "Karangpoh"

Karangpoh Penamaan desa karangpoh hampir mirip dengan sejarah Penamaan desa Karangturi . Dahulu diceritakan dalam buku berjudul "Sekelumit asal usul nama desa" yang ditulis oleh Loemaksono menceritakan Daerah disekitar Gresik banyak pohon Mangga. Pohon ini dijaga dengan baik oleh masyarakat disana dan dijadikan sebagai mata pencaharian  Penamaan Karang Poh ini tidak lepas dari proses berbuah pohon mangga yang senantiasa mengeluarkan bau harum ketika mulai ranum. Orang jawa menyebut buah mangga yang mulai ranum ini dengan " poh" . Ketika kulit poh yang mulai menguning inilah para petani mulai memanennya. dan dikumpulkan kedalam wadah besar yang terbuat bernama bojog .  Sebagai pegingat dan kenang kenangan tempat ini sekarang dinamai Karang Poh.yang berarti tempat atau hunian yang banyak dijumpai pohon mangga dan orang berjualan poh. Kondisi sekarang tentu sudah banyak berubah kita akan sangat sulit menemukan pohon mangga disana, hanya dibeberapa rumah pe...