Langsung ke konten utama

Astaghfirullah.. Suami Asal Cerme Ini Jual Istrinya Via Facebook

Astaghfirullah!, dari hasil penyidikan Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) SatReskrim Polrestabes Surabaya terhadap pasutri M. Chalid (28) dan Mis’anah (23),yang berasal dari Kecamatan Cerme, Gresik, diketahui sudah menawarkan live adegan tidak pantas sudah bergabung puluhan akun facebook (FB) yang berkonten. “Pasutri ini juga gabung dengan 99 facebook. Semuanya masih kita dalami,” terang Kasat Reskrim AKBP Shinto Silitonga, Kamis (24/11) seperti dikutip dari memorandum

Langkah selanjutnya penyidik akan memeriksakan alat reproduksi istri tersangka. Selanjutnya memeriksakan kondisi psikologi ke PPT (Pusat Pelayanan Terpadu) Provinsi Jatim di RS Bhayangkara Polda Jatim. “Motif tidak hanya berorientasi pada ekonomi, namun juga kenikmatan yang dirasakan baik oleh pelaku yg mempunyai fantasi seks berlebih. Ini yang akan kita mintakan kondisi psikologisnya,” ujar alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) 1999 ini. 

Seperti diberitakan sebelumnya, pasutri yang melakukan hubungan seksual nyeleneh ini karena hanya ingin menghilangkan rasa bosan dengan pasangannya. Sebagai bentuk penyegaran, Chalid mencari inspirasi melalui FB, hingga akhirnya diketahui telah bergabung dengan 99 akun tersebut. 
 Tak hanya untuk konsumsi pribadi, istrinya Mis’anah juga ditawarkan ke anggota group dan bisa dipakai dengan tarif tertentu. Chalid juga menawarkan dirinya, jika pelanggan ini menikmati seksual bertiga. Dimana melibatkan Chalid, istrinya Mis’anah, dan pelanggan




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Nama Desa "Karangpoh"

Karangpoh Penamaan desa karangpoh hampir mirip dengan sejarah Penamaan desa Karangturi . Dahulu diceritakan dalam buku berjudul "Sekelumit asal usul nama desa" yang ditulis oleh Loemaksono menceritakan Daerah disekitar Gresik banyak pohon Mangga. Pohon ini dijaga dengan baik oleh masyarakat disana dan dijadikan sebagai mata pencaharian  Penamaan Karang Poh ini tidak lepas dari proses berbuah pohon mangga yang senantiasa mengeluarkan bau harum ketika mulai ranum. Orang jawa menyebut buah mangga yang mulai ranum ini dengan " poh" . Ketika kulit poh yang mulai menguning inilah para petani mulai memanennya. dan dikumpulkan kedalam wadah besar yang terbuat bernama bojog .  Sebagai pegingat dan kenang kenangan tempat ini sekarang dinamai Karang Poh.yang berarti tempat atau hunian yang banyak dijumpai pohon mangga dan orang berjualan poh. Kondisi sekarang tentu sudah banyak berubah kita akan sangat sulit menemukan pohon mangga disana, hanya dibeberapa rumah pe...