Langsung ke konten utama

Inilah Kronologi Kenapa Husnul Khuluq Masuk Rutan

Sejak Senin (14/11) secara resmi mantan sekda Gresik sekaligus calon Bupati 2015 ditahan dalam rutan Gresik setelah kejaksaan menerima pelimpahan barang bukti dan tersangka dari penyidik Polda Jatim, selain Husnul Khuluq ditahan juga Syaiful Bachri dan Dukut Imam Widodo "Hari ini kami resmi menahan tersangka" ujar Kasi Intelijen Kejari Gresik Lutchas Rohman seperti dikutip dari Jawa Pos Selasa (15/11)

Kasus ini berawal ketika Pemkab Gresik meneken perjanjian sewa perairan dengan PT Smelting untuk aktifitas bongkar muat. saat itu sekkab Gresik dijabat Husnul Khuluq, sementara pihak perusahaan diwakili Dukut Imam Widodo dan Syaiful Bachri 

Pada tahun 2012 Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan dugaan penyelewengan dana miliaran rupiah, secara resmi pada tahun 2015 Perkara masuk ke Polda Jatim. Dalam laporan disebutkan PT Smelting menyetor kepada Pemkab Gresik Rp 1.376.873.600

Pada tanggal 28 Juni 2016 Penyidik menetapkan Husnul Khuluq,Syaiful Bachri dan Dukut Imam Widodo sebagai tersangka hingga kemarin berkas dinyatakan lengkap P-21


Sumber : Foto JawaPos (15/11)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Adu Banteng Brio dan Truk Trailer Picu Kecelakaan Beruntun 5 Kendaraan di Balongbendo Sidoarjo, 2 Pengendara Motor Tewas di Tempat

INIGRESIK.COM -  Jalur tengkorak nasional penghubung Mojokerto menuju Surabaya kembali memakan korban jiwa akibat kelalaian berkendara di jalan raya. Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan sekaligus terjadi di Jalan Raya Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, pada Rabu, 10 Juni 2026, sekitar pukul 05.00 WIB. Insiden tragis pada pagi buta ini mengakibatkan dua orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian setelah dihantam truk trailer yang hilang kendali. Tragedi ini bermula ketika sebuah mobil Honda Brio bernomor polisi S-1865-PM melaju dari arah barat menuju ke timur. Mobil yang dikemudikan oleh Bashori Alwi, seorang pria berusia 56 tahun asal Sooko, Mojokerto, diduga kuat melaju dengan kondisi pengemudi yang kurang konsentrasi. Akibat hilangnya fokus mengemudi tersebut, laju mobil seketika berjalan terlalu ke kanan hingga memakan marka jalan dan masuk ke jalur berlawanan yang sangat membahayakan. Pada saat yang bersamaan...