Langsung ke konten utama

Serui Hanafi Resmi Latih Persegres di ISL 2017

Manajemen Laskar Joko Samudro akhirnya memilih mantan pelatih Perseru Serui Hanafi sebagai suksesor Eduard Tjong yang mundur usai gelaran Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016 lalu.

Manajer Persegres Bagoes Cahyo Yuwono mengatakan, dipilihnya pelatih asal Jawa Timur itu untuk menduduki kursi pelatih Persegres lantaran Hanafi dianggap punya kapasitas untuk memunculkan pemain-pemain muda yang mampu bersaing di ajang ISL. “Pemain sepakbola dari Jawa Timur itu kan cirinya biasanya cepat, nggeyel dan tidak kenal menyerah mengejar bola. Saya yakin dia (Hanafi) mampu memunculkan talenta-talenta pemain muda dari Persegres Gresik United yang sangat kental dengan suasana Jawa Timur.” ungkap Bagoes Cahyo Yuwono seperti dikutip dari kabargresik, Selasa (10/1/2017).


Hanafi bertekad membawa persegres bersaing dengan konteatan lain di ISL yang rencananya akan mulai bergulir 26 Maret mendatang. “Target saya adalah membawa Persegres tetap bertahan dikasta tertinggi sepakbola Indonesia,” tambahnya. Hanafi sendiri diikat kontrak oleh manajemen Laskar Joko Samudro dengan durasi satu musim dengan opsi perpanjangan tergantung prestasinya nanti.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Negara Rugi Rp645 Miliar, Kantor PT Barata Indonesia Gresik Digeledah Serentak oleh Kortastipidkor Polri Terkait Korupsi Proyek Pabrik Gula Asembagoes

INIGRESIK.COM -  Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Mabes Polri menggeledah kantor PT Barata Indonesia di Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Selasa (9/6/2026). Penggeledahan dilakukan dalam rangka penyidikan dugaan tindak pidana korupsi proyek Engineering, Procurement, Construction and Commissioning (EPCC) Pabrik Gula Asembagoes, Situbondo. Dalam proses penggeledahan tersebut, penyidik menyisir sejumlah ruangan strategis, mulai dari divisi pengadaan, keuangan hingga divisi pabrik gula. Sejumlah dokumen dan barang bukti turut diamankan guna mendukung proses penyidikan yang sedang berjalan. Kabag Ops Kortastipidkor Polri, Kombes Pol Ahmad Yusuf Afandi, menjelaskan bahwa penggeledahan berkaitan dengan dugaan korupsi proyek EPCC Pabrik Gula Asembagoes yang berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI diduga menyebabkan kerugian negara mencapai Rp645 miliar. "Hasil penggeledahan akan dianalisa dan didalami untuk memperkuat pembuktian. Termasuk dal...