Langsung ke konten utama

Inilah Kronologi Tabrakan Maut Kamis Malam di Duduk Sampean

Kecelakaan maut di jalur Duduksampeyan malam ini (16/02/2017) terjadi antara truk box dengan drum truk. Kejadian ini menyebabkan seorang sales bernama Tjan Budi Wahono, warga asal Kebanggan, Semarang tewas di lokasi. 

Peristiwa ini bermula ketika sebuah truk box melaju kencang dari arah Lamongan menuju Gresik, tepatnya di dekat lapangan Samirplapan, Duduksampeyan. Truk box nopol H 1388 PG yang dikemudikan oleh Budi Santoso, warga Sumberejo, Semarang. 

Saat itu, sopir truk box tiba-tiba tidak bisa menguasai kendaraannya. Sementara di depannya ada drum truk, sehingga truk box menabrak body belakang drum truk nopol W 9194 UD yang dikemudikan oleh Rendra S, warga Tambak Asri, Surabaya. 

Saat kejadian, pada bagian depan truk box sebelah kiri sopir terdapat seorang sales,  Korban terjepit dan tewas seketika di lokasi kejadian karena mengalami luka parah di bagian badannya. Untuk mengeluarkan korban, polisi di bantu warga butuh waktu sekitar 20 menit. Kasatlantas Polres Gresik, AKP Anggi Saputra langsung menerjunkan beberapa anggotanya untuk melakukan olah TKP dan mengurai kemacetan panjang akibat tabrakan.


Sumber : BeritaGresik.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Adu Banteng Brio dan Truk Trailer Picu Kecelakaan Beruntun 5 Kendaraan di Balongbendo Sidoarjo, 2 Pengendara Motor Tewas di Tempat

INIGRESIK.COM -  Jalur tengkorak nasional penghubung Mojokerto menuju Surabaya kembali memakan korban jiwa akibat kelalaian berkendara di jalan raya. Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan sekaligus terjadi di Jalan Raya Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, pada Rabu, 10 Juni 2026, sekitar pukul 05.00 WIB. Insiden tragis pada pagi buta ini mengakibatkan dua orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian setelah dihantam truk trailer yang hilang kendali. Tragedi ini bermula ketika sebuah mobil Honda Brio bernomor polisi S-1865-PM melaju dari arah barat menuju ke timur. Mobil yang dikemudikan oleh Bashori Alwi, seorang pria berusia 56 tahun asal Sooko, Mojokerto, diduga kuat melaju dengan kondisi pengemudi yang kurang konsentrasi. Akibat hilangnya fokus mengemudi tersebut, laju mobil seketika berjalan terlalu ke kanan hingga memakan marka jalan dan masuk ke jalur berlawanan yang sangat membahayakan. Pada saat yang bersamaan...