Langsung ke konten utama

Niat Cuci Tangan, Siswi di Bungah Meninggal Jatuh dari Lantai Dua

Seorang santri wati kelas 3 SMA Swasta di Bungah, Gresik, Lailatul Ainiah (17), meninggal dunia setelah terjatuh dari lantai dua pondok pesantren di Bungah. Korban diduga terpleset sebelum akhirnya terjatuh. Rabu malam (15/02), Setelah mendapatkan perawatan di RSUD Lamongan korban meninggal dunia Kamis (16/02/2017)

Peristiwa naas ini terjadi selepas korban makan sore bersama teman-temannya di lantai dua pesantren. Setelah makan, wanita asal Dusun Kedungsambi, Desa Kedungsekar, Benjeng itu hendak mencuci tangannya pada air hujan di depan kamarnya. 

Karena kurang hati-hati, korban terpleset hingga jatuh ke lantai dasar dari ketinggian sekitar tiga meter. Akibatnya, korban mengalami luka di kepala bagian belakang dan atas. Mengetahu ada temannya jatuh, temannya langsung panik dan berteriak minta tolong sambil berlari menghampiri tubuh korban.

Kapolsek Bungah, AKP Muhammad Said mengatakan, pihaknya tidak memantau masalah tersebut. Pasalnya, pihak kepolisian tidak mendapatkan laporan dari pihak pesantren. “Kami tidak mendapatkan laporan dan tidak bisa melakukan langkah apapun. Apalagi sampai memeriksa lokasi dan para saksi,” jawab Muhammad Said seperti dikutip dari beritagresik.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Adu Banteng Brio dan Truk Trailer Picu Kecelakaan Beruntun 5 Kendaraan di Balongbendo Sidoarjo, 2 Pengendara Motor Tewas di Tempat

INIGRESIK.COM -  Jalur tengkorak nasional penghubung Mojokerto menuju Surabaya kembali memakan korban jiwa akibat kelalaian berkendara di jalan raya. Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan sekaligus terjadi di Jalan Raya Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, pada Rabu, 10 Juni 2026, sekitar pukul 05.00 WIB. Insiden tragis pada pagi buta ini mengakibatkan dua orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian setelah dihantam truk trailer yang hilang kendali. Tragedi ini bermula ketika sebuah mobil Honda Brio bernomor polisi S-1865-PM melaju dari arah barat menuju ke timur. Mobil yang dikemudikan oleh Bashori Alwi, seorang pria berusia 56 tahun asal Sooko, Mojokerto, diduga kuat melaju dengan kondisi pengemudi yang kurang konsentrasi. Akibat hilangnya fokus mengemudi tersebut, laju mobil seketika berjalan terlalu ke kanan hingga memakan marka jalan dan masuk ke jalur berlawanan yang sangat membahayakan. Pada saat yang bersamaan...