Langsung ke konten utama

Cak Yuk Gresik Ikuti Raka & Raki Jawa Timur 2017

Tahun ini, Kabupaten Gresik mengirimkan Juara 1 Cak & Yuk Gresik 2016 yaitu Cak Badik dan Yuk Melisa ke ajang pemilihan Duta Wisata Raka & Raki Jawa Timur 2017. Nantinya, mereka akan melaksanakan karantina di Hotel Aria Centra, Jalan Panglima Sudirman, Surabaya. 

Karantina dimulai pada tanggal 24 – 28 Maret 2014. Perwakilan Gresik akan bersaing dengan 37 pasang Duta Wisata dari Kabupaten / Kota lainnya di Jawa Timur untuk memperebutkan juara utaman dan juara atribut di Malam Grand Final.

Dalam Press Conference yang digelar Minggu (20/03) di Veranda Cafe Sabda Maulana selaku pimpinan paguyuban yang baru menjabat tahun ini menjelaskan bahwa acara tersebut merupakan acara perdana dengan mengundang para sponsorship yang membatu acara Cak dan Yuk Gresik, dan mengundang juga berbagai media termasuk #inigresik yang sudah membantu mensupport.

Dalam acara tersebut pasangan Cak Badik dan Yuk Melisa juga memperagakan berbagai kostum yang akan dikenakan dalam event tersebut. seperti office attire, batik sarimbit, dan juga baju pakem yang Jawa Timuran yang akan digunakan di malam Grand Final.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Adu Banteng Brio dan Truk Trailer Picu Kecelakaan Beruntun 5 Kendaraan di Balongbendo Sidoarjo, 2 Pengendara Motor Tewas di Tempat

INIGRESIK.COM -  Jalur tengkorak nasional penghubung Mojokerto menuju Surabaya kembali memakan korban jiwa akibat kelalaian berkendara di jalan raya. Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan sekaligus terjadi di Jalan Raya Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, pada Rabu, 10 Juni 2026, sekitar pukul 05.00 WIB. Insiden tragis pada pagi buta ini mengakibatkan dua orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian setelah dihantam truk trailer yang hilang kendali. Tragedi ini bermula ketika sebuah mobil Honda Brio bernomor polisi S-1865-PM melaju dari arah barat menuju ke timur. Mobil yang dikemudikan oleh Bashori Alwi, seorang pria berusia 56 tahun asal Sooko, Mojokerto, diduga kuat melaju dengan kondisi pengemudi yang kurang konsentrasi. Akibat hilangnya fokus mengemudi tersebut, laju mobil seketika berjalan terlalu ke kanan hingga memakan marka jalan dan masuk ke jalur berlawanan yang sangat membahayakan. Pada saat yang bersamaan...