Langsung ke konten utama

Perahu Tambang Tenggelam di Wringinanom, Penumpang Belum Ditemukan

Perahu Tambang Tenggelam di Wringinanom


Telah terjadi insiden perahu tambang terbalik di Dusun Grompol Sumberame Wringinanom sekitar pukul 6.45 WIB, "Ada sekitar 7 sepeda motor tenggelam, 12 penumpang" ujar Aiptu Ghufron Reskrim Wringinanom seperti dikutip dari Suara Surabaya. 

Kapal berukuran 2,25 m x 6 m merupakan sarana penyeberangan antara desa Serbo dan Sumber Ramai Wringin Anom. Kapal tersebut diketahui dikendarai oleh Supri (27)

Sampai tulisan ini dibuat satu orang korban sudah dibawa ke Puskesmas Balongbendo tapi kondisinya masih belum bisa dipastikan. Polisi melakukan pengecekan ke Puskesmas. Dua operator nambangan juga belum ditemukan. Informasi yang didapat polisi dari saksi mata, diduga perahu kelebihan muatan sehingga terguling. Tim BPBD Gresik menuju lokasi untuk membantu proses pencarian dan evakuasi
Perahu Tambang Tenggelam di Wringinanom



Foto : Arif Lucecell

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Adu Banteng Brio dan Truk Trailer Picu Kecelakaan Beruntun 5 Kendaraan di Balongbendo Sidoarjo, 2 Pengendara Motor Tewas di Tempat

INIGRESIK.COM -  Jalur tengkorak nasional penghubung Mojokerto menuju Surabaya kembali memakan korban jiwa akibat kelalaian berkendara di jalan raya. Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan sekaligus terjadi di Jalan Raya Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, pada Rabu, 10 Juni 2026, sekitar pukul 05.00 WIB. Insiden tragis pada pagi buta ini mengakibatkan dua orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian setelah dihantam truk trailer yang hilang kendali. Tragedi ini bermula ketika sebuah mobil Honda Brio bernomor polisi S-1865-PM melaju dari arah barat menuju ke timur. Mobil yang dikemudikan oleh Bashori Alwi, seorang pria berusia 56 tahun asal Sooko, Mojokerto, diduga kuat melaju dengan kondisi pengemudi yang kurang konsentrasi. Akibat hilangnya fokus mengemudi tersebut, laju mobil seketika berjalan terlalu ke kanan hingga memakan marka jalan dan masuk ke jalur berlawanan yang sangat membahayakan. Pada saat yang bersamaan...