Langsung ke konten utama

Profil PT. Tjakrindo Mas Menganti Gresik

PT Tjakrindo Mas selalu berusaha memenuhi kebutuhan dan memberikan kepuasan kepada pelanggan dengan produk berkualitas dan pengiriman tepat waktu. Bisnis kami yang cepat dan mantap tumbuh karena pengamatan dan inovasi manajemen dalam mengawasi langkah-langkah strategis untuk menghadapi peningkatan kualitas lokal dan produk yang mempengaruhi kepuasan pelanggan. 

Langkah yang diambil meliputi: pengembangan kualitas sumber daya manusia, restrukturisasi keuangan, kapasitas produksi dan peningkatan efisiensi, pengiriman tepat waktu dan peningkatan kualitas produk yang mempengaruhi kepuasan pelanggan. Kami terus meningkatkan kinerja, kualitas produk, dan layanan sekaligus mengembangkan potensi yang ada untuk mempertahankan prestasi dan reputasi sebagai perusahaan manufaktur yang andal. 

Dengan langkah tersebut, kami berharap bisa memperkuat posisi perusahaan untuk bertahan dan memiliki kemampuan untuk terus berkembang di masa depan. 

Alamat PT. Tjakrindo Mas
Jl. Raya Kepatihan No.168A, Kepatihan, Menganti, Kabupaten Gresik, Jawa Timur 61174


Lowongan PT. Tjakrindo Mas pada walk interview 2017
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Adu Banteng Brio dan Truk Trailer Picu Kecelakaan Beruntun 5 Kendaraan di Balongbendo Sidoarjo, 2 Pengendara Motor Tewas di Tempat

INIGRESIK.COM -  Jalur tengkorak nasional penghubung Mojokerto menuju Surabaya kembali memakan korban jiwa akibat kelalaian berkendara di jalan raya. Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan sekaligus terjadi di Jalan Raya Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, pada Rabu, 10 Juni 2026, sekitar pukul 05.00 WIB. Insiden tragis pada pagi buta ini mengakibatkan dua orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian setelah dihantam truk trailer yang hilang kendali. Tragedi ini bermula ketika sebuah mobil Honda Brio bernomor polisi S-1865-PM melaju dari arah barat menuju ke timur. Mobil yang dikemudikan oleh Bashori Alwi, seorang pria berusia 56 tahun asal Sooko, Mojokerto, diduga kuat melaju dengan kondisi pengemudi yang kurang konsentrasi. Akibat hilangnya fokus mengemudi tersebut, laju mobil seketika berjalan terlalu ke kanan hingga memakan marka jalan dan masuk ke jalur berlawanan yang sangat membahayakan. Pada saat yang bersamaan...