Langsung ke konten utama

400 Damar Kurung Meriahkan Kemerdekaan di Desa KedunPring, Balongpanggang.

Biasanya, di kampung saya kalau pada bulan kemerdekaan seperti sekarang ini setiap rumah wajib memasang bendara merah putih. 


Atau, dalam giat warga orang-orang gotong royong mengecat jalan paving supaya terlihat gebyar dan meriah. Kali ini ada yang berbeda, tidak hanya bendera dan umbul-umbul warna-warni saja. Ada juga lampion Damar Kurung yang menghiasi di sepanjang jalan. 

Lampu yang menjadi icon Gresik ini dipasang setiap jarak 25 meter, Damar Kurung sengaja dipasang menggantung, agar siapa saja yang lewat mendongakkan kepala sambil menerawang lukisan Damar Kurung. Kira kira berjumlah 400 buah, damar kurung tersebut dipasang secara apik oleh warga.

Memang Damar Kurung fungsinya lebih ke religius, dimana biasanya setiap bulan ramadan pada jaman dahulu warga Kota Gresik membuat Damar Kurung untuk di pasang di halaman rumah-rumah sebagai penyambutan bulan suci. 

Mungkin kurang tepat kalau Damar Kurung di pasang ketika bulan kemerdekaan. Tapi Ini langkah awal dari pemuda di kampung kami untuk melestarikan Damar Kurung yang notabennya adalah ikon Kota Gresik, sekaligus melebarkan eksistensi Damar Kurung itu sendiri.


Sumber:  https://www.facebook.com/inggiterlianto

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Adu Banteng Brio dan Truk Trailer Picu Kecelakaan Beruntun 5 Kendaraan di Balongbendo Sidoarjo, 2 Pengendara Motor Tewas di Tempat

INIGRESIK.COM -  Jalur tengkorak nasional penghubung Mojokerto menuju Surabaya kembali memakan korban jiwa akibat kelalaian berkendara di jalan raya. Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan sekaligus terjadi di Jalan Raya Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, pada Rabu, 10 Juni 2026, sekitar pukul 05.00 WIB. Insiden tragis pada pagi buta ini mengakibatkan dua orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian setelah dihantam truk trailer yang hilang kendali. Tragedi ini bermula ketika sebuah mobil Honda Brio bernomor polisi S-1865-PM melaju dari arah barat menuju ke timur. Mobil yang dikemudikan oleh Bashori Alwi, seorang pria berusia 56 tahun asal Sooko, Mojokerto, diduga kuat melaju dengan kondisi pengemudi yang kurang konsentrasi. Akibat hilangnya fokus mengemudi tersebut, laju mobil seketika berjalan terlalu ke kanan hingga memakan marka jalan dan masuk ke jalur berlawanan yang sangat membahayakan. Pada saat yang bersamaan...