Langsung ke konten utama

Bukit Jamur Tampil Beda, Benarkah akan Dijadikan Tempat Wisata?

Sempat lama tidak terdengar kabarnya, Bukit Jamur yang berlokasi di Bungah Gresik, dan sempat hits terlihat tampak berbeda. Beberapa hari yang lalu salah satu pengguna instagram bernama Maulana Firman update status dengan latar tulisan "Bukit Jamur".

Sepintas tulisan dengan variasi warna merah putih tersebut bermakna akan ada optimalisasi lokasi untuk lokasi wisata, benarkah demikian?

Setelah dikonfirmasi kebeberapa pihak, apakah akan dikelola untuk pariwisata. Berikut jawabannya "Bukit Jamur statusnya masih dikelola pemilik tanah" begitu ujar salah satu admin @cakyukgresik yang juga mengelola Tourm Centr di Dinas Pariwisata Gresik.

Menurut informasi lokasi tersebut hanya dibuka saat hari Ahad saja. "Soalnya Senin-Sabtu banyak pekerja yang menggali kapur, makanya cuma dibuka Minggu" Beny Faza salah satu pengunjung saat memberikan keterangannya.

Jadi apakah akan dikelola untuk Pariwisata, kita tunggu saja dari pihak pemilik tanah. Apakah akan serius mengelola potensi tersebut.

Berikut penampakan lain yang diunggah oleh Beny Faza

Bukit Jamur Tampak Beda dengan Tulisan

Gambar Wisata Bukit Jamur Terbaru


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Adu Banteng Brio dan Truk Trailer Picu Kecelakaan Beruntun 5 Kendaraan di Balongbendo Sidoarjo, 2 Pengendara Motor Tewas di Tempat

INIGRESIK.COM -  Jalur tengkorak nasional penghubung Mojokerto menuju Surabaya kembali memakan korban jiwa akibat kelalaian berkendara di jalan raya. Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan sekaligus terjadi di Jalan Raya Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, pada Rabu, 10 Juni 2026, sekitar pukul 05.00 WIB. Insiden tragis pada pagi buta ini mengakibatkan dua orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian setelah dihantam truk trailer yang hilang kendali. Tragedi ini bermula ketika sebuah mobil Honda Brio bernomor polisi S-1865-PM melaju dari arah barat menuju ke timur. Mobil yang dikemudikan oleh Bashori Alwi, seorang pria berusia 56 tahun asal Sooko, Mojokerto, diduga kuat melaju dengan kondisi pengemudi yang kurang konsentrasi. Akibat hilangnya fokus mengemudi tersebut, laju mobil seketika berjalan terlalu ke kanan hingga memakan marka jalan dan masuk ke jalur berlawanan yang sangat membahayakan. Pada saat yang bersamaan...