Langsung ke konten utama

Dua Balita yang Diamputasi Korban Tabrakan di Gresik, Tuai Simpati Warganet




Berawal dari kecelakaan truk di jalan Martadinata Lumpur Gresik, Kamis (26/10/2017). Ternyata meninggalkan kisah pilu bagi korban. Salah satunya dua balita yang bernama Muhammad Danish (4th) dan Naufal Afif (2,5). Keduanya harus diamputasi karena mengalami luka yang cukup parah di kakinya.

"Sekitar pukul 05.15. Seingat saya setelah subuh" ujar Abdul Rohim ayah Danish seperti dikutip dari Jawa Pos (11/11)

Menurut dr Wiwik Tri Rahayuningsih semua biaya perawatan sekarang ditanggung Jasa Raharja. Namun platfonnya hanya 20 juta. Artinya masih dibutuhkan biaya lagi sampai benar benar sembuh.
Wiwik juga menyarankan keluarga untuk segera mengurus surat tidak mampu. Posisi sekarang di RSUD Ibnu Sina ruang isolasi Dahlia

Tuai Simpati Warganet

Sampai hari ini tercatat sudah banyak yang mendonasikan uangnya melalui beberapa lembaga seperti Nurul Hayat, FPI, komunitas Gresik Sumpek, komunitas perempuan dan masih banyak yang lain 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Nama Desa "Karangpoh"

Karangpoh Penamaan desa karangpoh hampir mirip dengan sejarah Penamaan desa Karangturi . Dahulu diceritakan dalam buku berjudul "Sekelumit asal usul nama desa" yang ditulis oleh Loemaksono menceritakan Daerah disekitar Gresik banyak pohon Mangga. Pohon ini dijaga dengan baik oleh masyarakat disana dan dijadikan sebagai mata pencaharian  Penamaan Karang Poh ini tidak lepas dari proses berbuah pohon mangga yang senantiasa mengeluarkan bau harum ketika mulai ranum. Orang jawa menyebut buah mangga yang mulai ranum ini dengan " poh" . Ketika kulit poh yang mulai menguning inilah para petani mulai memanennya. dan dikumpulkan kedalam wadah besar yang terbuat bernama bojog .  Sebagai pegingat dan kenang kenangan tempat ini sekarang dinamai Karang Poh.yang berarti tempat atau hunian yang banyak dijumpai pohon mangga dan orang berjualan poh. Kondisi sekarang tentu sudah banyak berubah kita akan sangat sulit menemukan pohon mangga disana, hanya dibeberapa rumah pe...