Langsung ke konten utama

Terminal Gresik Dapat Konsensi Kepelabuhanan 76 Tahun

Surabaya- PT Berlian Manyar Sejahtera (BMS) mendapatkan konsesi untuk melaksanakan pengusahaan jasa kepelabuhanan Terminal Manyar di Pelabuhan Gresik, Jawa Timur, selama 76 tahun. "Konsesi ini bisa diperpanjang," kata Direktur Kepelabuhanan pada Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan, Chandra Irawan, di Kantor Pemasaran Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) Gresik, Jumat. (15/12/2017) 

PT BMS merupakan salah satu perusahaan yang dibentuk PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) melalui anak usahanya, yakni PT Berlian Jasa Terminal Indonesia (BJTI) dengan swasta, yakni PT Usaha Era Pratama Nusantara yang merupakan anak usaha PT AKR Corporindo Tbk. Chandra di sela penandatangan perjanjian konsesi Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas II Gresik dengan Berlian Manyar Sejahtera tentang Kegiatan Pengusahaan Jasa Kepelabuhanan Terminal Manyar Pelabuhan Gresik berharap konsesi tersebut dapat mendukung kelancaran arus barang dan menekan biaya logistik. Pelabuhan Gresik yang berada di dekat Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya lokasinya sangat strategis untuk dapat menjadi penghubung kawasan barat dan timur Indonesia. 

Oleh karena itu, Kementerian Perhubungan sangat memperhatikan pengembangan dan pembangunan pelabuhan di kawasan ini. Bahkan, rencana induk pembangunan Pelabuhan Tanjung Perak dan Gresik, dijadikan satu. Terminal Manyar Pelabuhan Gresik merupakan kawasan pelabuhan seluas 350 hektare yang terkoneksi langsung dengan kawasan industri serta pelabuhan laut dalam berakses pasar domestik maupun internasional. 

Terminal Manyar dirancang menjadi pelabuhan "multiservice" yang mampu memfasilitasi bongkar muat curah kering, curah cair, general cargo, Ke depan terminal dengan kedalaman -16 low water springs (LWS) ini diharapkan juga akan melayani bongkar muat petikemas. Dengan kedalaman -16 LWS Terminal Manyar diharapkan dapat melayani kapal-kapal berukuran besar hingga 150.000 deadweight tonnage (DWT). Sedangkan dermaga pertama yang kini sudah terbangun sepanjang 500 meter dengan kedalaman -14 meter. Terminal ini mendapatkan izin operasi sejak Desember 2015. 

 Sejak dibuka pada Februari 2016, Terminal Manyar mendapat respons yang baik dari pelaku industri, terbukti dengan volume kargo yang ditangani mencapai 1,3 juta ton. PT BMS yang mengalokasikan investasinya mencapai Rp32 triliun, menurut rencana tahun depan akan menambah panjang dermaga 500 meter. Infrastruktur pendukung kegiatan jasa kepelabuhanan di Terminal Manyar saat ini di antaranya lahan seluas 80 hektare, sedangkan untuk bongkar muat masih mengandalkan "crane" kapal.

http://www.industry.co.id

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Nama Desa "Karangpoh"

Karangpoh Penamaan desa karangpoh hampir mirip dengan sejarah Penamaan desa Karangturi . Dahulu diceritakan dalam buku berjudul "Sekelumit asal usul nama desa" yang ditulis oleh Loemaksono menceritakan Daerah disekitar Gresik banyak pohon Mangga. Pohon ini dijaga dengan baik oleh masyarakat disana dan dijadikan sebagai mata pencaharian  Penamaan Karang Poh ini tidak lepas dari proses berbuah pohon mangga yang senantiasa mengeluarkan bau harum ketika mulai ranum. Orang jawa menyebut buah mangga yang mulai ranum ini dengan " poh" . Ketika kulit poh yang mulai menguning inilah para petani mulai memanennya. dan dikumpulkan kedalam wadah besar yang terbuat bernama bojog .  Sebagai pegingat dan kenang kenangan tempat ini sekarang dinamai Karang Poh.yang berarti tempat atau hunian yang banyak dijumpai pohon mangga dan orang berjualan poh. Kondisi sekarang tentu sudah banyak berubah kita akan sangat sulit menemukan pohon mangga disana, hanya dibeberapa rumah pe...