Langsung ke konten utama

Kali Lamong Meluap, Rumah di Gresik Mulai Terendam Banjir

Kali Lamong yang berada di Kabupaten Gresik meluap. Akibatnya, ratusan rumah di Kecamatan Benjeng, Gresik terendam air hingga ketinggian 70 cm. "Air mulai bergeser ke wilayah Kecamatan Benjeng," Kata Kepala BPBD Kapubaten Gresik, Abu Hasan seperti dikutip dari detikcom, Sabtu (24/2/2018). 


Abu Hasan menjelaskan luapan Kali Lamong terus mengalir ke wilayah Kecamatan Benjeng, Gresik sejak pukul 08.45 WIB pagi tadi "Sekarang bergeser mengenangi 6 desa di wilayah kecamatan Benjeng," ujarnya. Adapun enam desa yang terendam banjir di wilayah Kecamatan Benjeng diantaranya Desa Sedapul Klagen, Kedungrukem, Desa Deliksumber, Desa Munggugianti, Desa Lundo dan Desa Bulurejo. Dari enam desa yang terdampak banjir yang paling parah berada di Desa Sedapul Klagen dengan ketinggian air mencapai 70 centimeter yang mengenangi sekitar 87 rumah warga dan 23 hektar areal persawahan. 

Sedangkan di Desa Delik Wetan terdapat 35 rumah teredam banjir dengan ketinggian 40-60 centimeter. Abu Hasan berharap banjir tahunan ini tidak terus terjadi. Ia minta agar ada normalisasi di Kali Lamong. "Saya berharap ada normalisasi sungai dan pembangunan tanggul. Kalau tidak selamanya akan seperti ini," tandasnya. 

 Sumber: Detik.Com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Adu Banteng Brio dan Truk Trailer Picu Kecelakaan Beruntun 5 Kendaraan di Balongbendo Sidoarjo, 2 Pengendara Motor Tewas di Tempat

INIGRESIK.COM -  Jalur tengkorak nasional penghubung Mojokerto menuju Surabaya kembali memakan korban jiwa akibat kelalaian berkendara di jalan raya. Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan sekaligus terjadi di Jalan Raya Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, pada Rabu, 10 Juni 2026, sekitar pukul 05.00 WIB. Insiden tragis pada pagi buta ini mengakibatkan dua orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian setelah dihantam truk trailer yang hilang kendali. Tragedi ini bermula ketika sebuah mobil Honda Brio bernomor polisi S-1865-PM melaju dari arah barat menuju ke timur. Mobil yang dikemudikan oleh Bashori Alwi, seorang pria berusia 56 tahun asal Sooko, Mojokerto, diduga kuat melaju dengan kondisi pengemudi yang kurang konsentrasi. Akibat hilangnya fokus mengemudi tersebut, laju mobil seketika berjalan terlalu ke kanan hingga memakan marka jalan dan masuk ke jalur berlawanan yang sangat membahayakan. Pada saat yang bersamaan...