Langsung ke konten utama

Sejarah Berdirinya, Visi-Misi Pabrik PT Petrokimia Gresik

Company Profile dan Sejarah Petrokimia Gresik
PT Petrokimia Gresik merupakan pabrik pupuk terlengkap di Indonesia, yang pada awal berdirinya disebut Proyek Petrokimia Surabaya. Kontrak pembangunannya ditandatangani pada tanggal 10 Agustus 1964, dan mulai berlaku pada tanggal 8 Desember 1964. 

Proyek ini diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia pada tanggal 10 Juli 1972, yang kemudian tanggal tersebut ditetapkan sebagai hari jadi PT Petrokimia Gresik. Perubahan status perusahaan : 

1. Perusahaan Umum (Perum) PP No. 55/1971 

2 Persero PP No. 35/1974 jo PP No. 14/1975 

3 Anggota Holding PT Pupuk Sriwidjaja (Persero) PP No. 28/1997 

4. Anggota Holding PT Pupuk Indonesia (Persero) SK Kementerian Hukum & HAM Republik Indonesia, nomor : AHU-17695.AH.01.02 Tahun 2012

PT Petrokimia Gresik menempati lahan seluas 450 hektar berlokasi di Kabupaten Gresik, Propinsi Jawa Timur.

Visi Misi Petrokimia Gresik

Anak perusahaan Petrokimia Gresik




Berikut beberapa anak perusahaan Petrokimia Gresik dibawah Yayasan Petrokimia Gresik (YPG)
1. PT. Gresik Cipta Sejahtera
2. PT. Petrokopindo Cipta Selaras
3. PT. Graha Sarana Gresik
4. PT. Aneka Jasa Grahadika
5. PT. Petro Graha Medika
6. PT. Fokus Jasa Mitra

Sumber Petrokimia Gresik

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kampung Berwawasan Pendidikan Gresik

DASAR PEMIKIRAN Perubahan selalu dialami oleh semua, baik individu maupun organisasi, tidak ada satupun individu dan organisasi di dunia ini yang tidak mengalami perubahan, bahkan gelombang perubahan makin tak terbendung. Dengan kemajuan teknologi informasi, organisasi kini berada pada lingkungan dinamis dan penuh persaingan. Hal tersebut menuntut individu dan organisasi untuk menyesuaikan cara-cara berusaha dan mencapai tujuan yang diinginkan. The Constant is change , itulah bahasa yang tepat untuk menggambarkan sifat perubahan itu sendiri. seakan-akan mengikuti sabda alam, semua hal mengalami perubahan, apakah berangsur-angsur ataukah drastis. Perubahan itu dapat berupa perubahan kemampuan pengetahuan, perubahan mental, perubahan lingkungan dan yang jelas perubahan itu pasti terjadi mau tidak mau, suka tidak suka. Untuk itu sebagai bagian dari masyarakat sudah seharusnya melibatkan diri dalam usaha pencerahan, pemberdayaan, pendampingan, pengabdian bagi p...