Langsung ke konten utama

Kronologi Pemburu Tenggelam di Waduk Gedangkulut Cerme


  • Selasa (6/3), pukul 14.00, Suparno berburu bersama Mujianto dan Nur Machmud, tetangganya. Mereka datang ke Waduk Gedangkulut.
  • Pukul 17.00, Suparno menembak burung. Burung jatuh ke tengah waduk, dia meloncat untuk mengambilnya. Mujianto dan Nur MAchmud tidak tahu Suparno terjun ke waduk
  • Mereka hanya menemukan sarung dan senapan milik Suparno di tepi waduk.
  • Hingga pukul 17.30, Suparno belum ditemukan, Mujianto meminta bantuan.
  • Tim BPBD Gresik turun, pencarian dilakukan hingga pukul 21.00 
  • Rabu (7/3) pukul 10.00 tubuh Suparno baru ditemukan.
Kronologi Pemburu Tenggelam di Waduk Gedangkulut Cerme

Sumber: Jawa Pos
Foto Nur Nafiq


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Negara Rugi Rp645 Miliar, Kantor PT Barata Indonesia Gresik Digeledah Serentak oleh Kortastipidkor Polri Terkait Korupsi Proyek Pabrik Gula Asembagoes

INIGRESIK.COM -  Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Mabes Polri menggeledah kantor PT Barata Indonesia di Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Selasa (9/6/2026). Penggeledahan dilakukan dalam rangka penyidikan dugaan tindak pidana korupsi proyek Engineering, Procurement, Construction and Commissioning (EPCC) Pabrik Gula Asembagoes, Situbondo. Dalam proses penggeledahan tersebut, penyidik menyisir sejumlah ruangan strategis, mulai dari divisi pengadaan, keuangan hingga divisi pabrik gula. Sejumlah dokumen dan barang bukti turut diamankan guna mendukung proses penyidikan yang sedang berjalan. Kabag Ops Kortastipidkor Polri, Kombes Pol Ahmad Yusuf Afandi, menjelaskan bahwa penggeledahan berkaitan dengan dugaan korupsi proyek EPCC Pabrik Gula Asembagoes yang berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI diduga menyebabkan kerugian negara mencapai Rp645 miliar. "Hasil penggeledahan akan dianalisa dan didalami untuk memperkuat pembuktian. Termasuk dal...