Langsung ke konten utama

Kronologi Pemburu Tenggelam di Waduk Gedangkulut Cerme


  • Selasa (6/3), pukul 14.00, Suparno berburu bersama Mujianto dan Nur Machmud, tetangganya. Mereka datang ke Waduk Gedangkulut.
  • Pukul 17.00, Suparno menembak burung. Burung jatuh ke tengah waduk, dia meloncat untuk mengambilnya. Mujianto dan Nur MAchmud tidak tahu Suparno terjun ke waduk
  • Mereka hanya menemukan sarung dan senapan milik Suparno di tepi waduk.
  • Hingga pukul 17.30, Suparno belum ditemukan, Mujianto meminta bantuan.
  • Tim BPBD Gresik turun, pencarian dilakukan hingga pukul 21.00 
  • Rabu (7/3) pukul 10.00 tubuh Suparno baru ditemukan.
Kronologi Pemburu Tenggelam di Waduk Gedangkulut Cerme

Sumber: Jawa Pos
Foto Nur Nafiq


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gresik Jadi Target Jaringan Narkotika Internasional, BNN Gagalkan Peredaran 3,37 Ton Ganja Diduga Berasal dari Thailand

INIGRESIK.COM - Kabupaten Gresik kembali menjadi sorotan setelah Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia menggagalkan upaya peredaran sekitar 3,37 ton ganja yang diduga berasal dari Thailand. Barang bukti dalam jumlah sangat besar tersebut ditemukan di sebuah gudang kawasan Pergudangan Prambanan Bizland, Kecamatan Cerme, setelah melalui operasi intelijen yang melibatkan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai serta Polres Gresik. Besarnya volume narkotika yang diamankan menunjukkan bahwa Indonesia masih menjadi sasaran utama jaringan penyelundupan narkotika lintas negara. Pengungkapan ini bukan sekadar penyitaan barang bukti dalam jumlah besar. Kasus tersebut menjadi gambaran bagaimana sindikat narkotika internasional terus mengembangkan modus operandi dengan memanfaatkan jalur logistik dan perdagangan untuk menyelundupkan narkoba ke Indonesia. Gresik, yang dikenal sebagai salah satu kawasan industri dan logistik terbesar di Jawa Timur, diduga dipilih karena memiliki aktivitas dist...