Langsung ke konten utama

Kronologi Pemburu Tenggelam di Waduk Gedangkulut Cerme


  • Selasa (6/3), pukul 14.00, Suparno berburu bersama Mujianto dan Nur Machmud, tetangganya. Mereka datang ke Waduk Gedangkulut.
  • Pukul 17.00, Suparno menembak burung. Burung jatuh ke tengah waduk, dia meloncat untuk mengambilnya. Mujianto dan Nur MAchmud tidak tahu Suparno terjun ke waduk
  • Mereka hanya menemukan sarung dan senapan milik Suparno di tepi waduk.
  • Hingga pukul 17.30, Suparno belum ditemukan, Mujianto meminta bantuan.
  • Tim BPBD Gresik turun, pencarian dilakukan hingga pukul 21.00 
  • Rabu (7/3) pukul 10.00 tubuh Suparno baru ditemukan.
Kronologi Pemburu Tenggelam di Waduk Gedangkulut Cerme

Sumber: Jawa Pos
Foto Nur Nafiq


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Turun Drastis hingga 70 Persen, Ini Strategi Rahasia Kabupaten Gresik Tekan Angka Pernikahan Dini demi Selamatkan Masa Depan Anak

INIGRESIK.COM - Angka permohonan dispensasi kawin atau pernikahan dini di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, mengalami penurunan yang sangat tajam hingga pertengahan tahun 2026 ini jika dibandingkan dengan periode tahun-tahun sebelumnya. Berdasarkan data resmi dari Pengadilan Agama Kabupaten Gresik, sepanjang tahun 2025 lalu tercatat ada sebanyak 170 kasus permohonan pernikahan di bawah umur yang diajukan oleh masyarakat.  Sementara itu, memasuki pertengahan tahun 2026, jumlah pengajuan dispensasi tersebut berhasil ditekan secara signifikan dan berada di kisaran 50 perkara saja. Langkah taktis pemerintah daerah yang berkolaborasi dengan berbagai instansi hukum menjadi kunci utama di balik keberhasilan memangkas angka perkawinan anak di wilayah tersebut. Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak secara masif terus memperkuat berbagai upaya pencegahan di lapangan untuk memastikan tren positif ini tetap terjaga. Penurunan ya...