Langsung ke konten utama

Peringati 20 Tahun, PKS Gelar Cangkrukan "Gresik Ayo Lebih Baik"

Dalam rangka milad PKS yang ke 20. DPD PKS Gresik gelar cangkrukan bersama masyarakat, Sabtu (21/4/2018). Bertempat di kantor DPD jalan AIS Nasution Kav 39 Ruko Kartini. Berbagai acara mulai standup comedy, pemotongan delapan tumpeng dan diskusi tentang “Gresik Ayo Lebih Baik” membuat semakin meriah acara malam ini. 

Hadir dalam acara yang dikemas santai ini, Pengurus DPD hingga DPC, serta tokoh masyarakat dan berbagai komunitas. Tidak lain sebagai sarana untuk memberikan sumbang saran kepada PKS Gresik khususnya, agar lebih baik kedepan. Disela sela acara PKS secara khusus menyiapkan tumpeng sebanyak delapan, seperti nomer urut partai di pemilu 2019 nanti. Secara bersama-sama dipotong oleh ketua MPD Adi Wisnugraha, ketua DPD Fahrizal Muhammad Kohar dan jajaran pengurus lainnya. 

Selain sebagai bentuk rasa syukur atas partisipasi PKS dalam pemilu 2019. PKS Gresik juga menyambut gembira dan antusias untuk kembali berjuang melalui jalur konstitusional pemilu nanti. Tidak lupa untuk mengajak masyarakat luas untuk turut serta bergabung dan memilih PKS.

“Terlibat aktif generasi muda serta sadar pentingnya berpolitik tentu sangat dibutuhkan bangsa ini kedepan” ujar Fahrizal dalam sambutannya. Sambut antusias hadirin yang juga didominasi oleh generasi muda. 

Saat ini PKS memiliki platform PKS Muda untuk mewadahi generasi zaman now dalam berpolitik. Hadir juga tokoh budayawan Gresik Kris Adji AW memberikan pencerahan tentang pentingnya mempelajari sejarah.
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Nama Desa "Karangpoh"

Karangpoh Penamaan desa karangpoh hampir mirip dengan sejarah Penamaan desa Karangturi . Dahulu diceritakan dalam buku berjudul "Sekelumit asal usul nama desa" yang ditulis oleh Loemaksono menceritakan Daerah disekitar Gresik banyak pohon Mangga. Pohon ini dijaga dengan baik oleh masyarakat disana dan dijadikan sebagai mata pencaharian  Penamaan Karang Poh ini tidak lepas dari proses berbuah pohon mangga yang senantiasa mengeluarkan bau harum ketika mulai ranum. Orang jawa menyebut buah mangga yang mulai ranum ini dengan " poh" . Ketika kulit poh yang mulai menguning inilah para petani mulai memanennya. dan dikumpulkan kedalam wadah besar yang terbuat bernama bojog .  Sebagai pegingat dan kenang kenangan tempat ini sekarang dinamai Karang Poh.yang berarti tempat atau hunian yang banyak dijumpai pohon mangga dan orang berjualan poh. Kondisi sekarang tentu sudah banyak berubah kita akan sangat sulit menemukan pohon mangga disana, hanya dibeberapa rumah pe...