Langsung ke konten utama

Gus Ipul Hadiri Halal Bihalal di Gresik

Calon Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) hadiri acara Halal Bihalal di rumah salah seorang anggota DPR RI dari Fraksi PKB Jazilul Fawaid, di Desa Kertosono Kecamatan Sidayu Kabupaten Gresik, Senin (18/06/2018) siang. 

Di hadapan ratusan warga dan tokoh masyarakat, Gus Ipul menjelaskan 3 poin yang menjadi program andalannya bilamana dia dan Puti Guntur Soekarno terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim 2018. 

Ketiga program tersebut antara lain, Pendidikan Gratis tetap dilanjutkan, Pelayanan Kesehatan dengan menghadirkan rumah sakit tanpa tolak dan membentuk Desa Cemara (Cerdas, Mandiri dan Sejahtera). “Program-program kita ini berdasarkan pengalaman saya selama 10 tahun. Dan tidak asal bikin. Termasuk dukungan kita terhadap guru-guru ngaji juga akan kita perkuat,” tutur Mantan Wakil Gubernur Jatim 2 periode ini. 

Dia menegaskan, jelang 10 hari menuju pencoblosan ini dirinya merasa dukungan dari elemen masyarakat makin kuat. Tak terkecuali dari kalangan kiai dan ulama di seluruh Kabupaten dan Kota se-Jawa Timur. “Saya terasa betul selama tiga minggu terakhir pada saat bulan puasa, makin banyak elemen masyarakat yang memberikan dukungan. 

Dan banyak kiai yang memberikan doa khusus dan riyadho di tempat-tempat tertentu,” paparnya. Di tempat yang sama, Jazilul Fawaid menyatakan tetap mendukung penuh kepada pasangan Gus Ipul dan Puti Guntur. 

“Saya sendiri punya enam ribu relawan pribadi yang siap terjun mengawasi sejumlah TPS,” tutur pria kelahiran Bawean Gresik ini. Selain mengamankan suara di lokasi TPS, lanjut Jazilul, para relawannya juga akan memilih pasangan nomer urut 2 ini. “Saksi resmi kan dari partai. Kalau relawan saya ini istilahnya kader penggerak TPS agar pemilihan lebih bergairah dan mengawasi adanya pelanggaran,” pungkasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Adu Banteng Brio dan Truk Trailer Picu Kecelakaan Beruntun 5 Kendaraan di Balongbendo Sidoarjo, 2 Pengendara Motor Tewas di Tempat

INIGRESIK.COM -  Jalur tengkorak nasional penghubung Mojokerto menuju Surabaya kembali memakan korban jiwa akibat kelalaian berkendara di jalan raya. Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan sekaligus terjadi di Jalan Raya Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, pada Rabu, 10 Juni 2026, sekitar pukul 05.00 WIB. Insiden tragis pada pagi buta ini mengakibatkan dua orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian setelah dihantam truk trailer yang hilang kendali. Tragedi ini bermula ketika sebuah mobil Honda Brio bernomor polisi S-1865-PM melaju dari arah barat menuju ke timur. Mobil yang dikemudikan oleh Bashori Alwi, seorang pria berusia 56 tahun asal Sooko, Mojokerto, diduga kuat melaju dengan kondisi pengemudi yang kurang konsentrasi. Akibat hilangnya fokus mengemudi tersebut, laju mobil seketika berjalan terlalu ke kanan hingga memakan marka jalan dan masuk ke jalur berlawanan yang sangat membahayakan. Pada saat yang bersamaan...