Langsung ke konten utama

Partisipasi Warga Gresik dalam Pilkada Alami Peningkatan 6,42 Persen

Tingkat partisipasi masyarakat Kabupaten Gresik dalam pemilihan gubernur (Pilgub) Jatim meningkat 6,42 persen. Sebelumnya, pada Pilgub 2013, hanya 61,88 persen warga yang berpartisipasi. Namun pada tahun ini menjadi 6,42 persen.



"Alhamdulillah seluruhnya berjalan lancar, partisipasi masyarakat meningkat di Pilgub Jatim 2018," ujar Komisioner KPU Kabupaten Gresik, Jumat (29/6). Makmun menuturkan, meningkatnya partisipasi masyarakat karena sosialisasi yang telah dilakukan berjalan maksimal. Selain itu, masyarakat juga sadar betul mereka bisa memilih pemimpin meskipun pilihannya berbeda-beda. 

"Peran serta media baik itu cetak, elektronik maupun online juga turut membantu terkait dengan meningkatnya partisipasi masyarakat Gresik dalam mengikuti pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim 2018," tuturnya. 

Berdasarkan hasil rekapitulasi formulir C1 pasangan nomor urut satu yakni Khofifah Indar Parawansa-Emil Elistianto Dardak (Khofifah-Emil) di Kabupaten Gresik memperoleh 345.943 suara (57,86 persen). Sedangkan pasangan Syafullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno (Gus Ipul-Puti) memperoleh 251.978 suara (42,14 persen).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sempat Disuspensi karena Limbah, 4 Dapur Makan Bergizi Gratis di Gresik Akhirnya Diizinkan Beroperasi Kembali setelah Renovasi Kilat

INIGRESIK.COM - Pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Gresik , Jawa Jawa Timur, sempat diwarnai penghentian sementara operasional pada delapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG sejak awal pekan ini. Langkah tegas berupa pembekuan (suspend) tersebut diambil oleh Badan Gizi Nasional (BGN) karena fasilitas pendukung di delapan titik tersebut kedapatan belum memenuhi standar teknis lingkungan hidup yang dipersyaratkan.  Meski sempat memicu kekhawatiran terkait keberlangsungan pasokan makanan untuk anak-anak sekolah, perbaikan cepat langsung dilakukan oleh para pengelola di lapangan. Per hari ini, Jumat, 5 Juni 2026, empat dari delapan SPPG yang sempat disuspensi tersebut dipastikan sudah mengantongi surat pencabutan suspend dan diizinkan kembali beraktivitas normal melayani kebutuhan gizi masyarakat. Kebijakan penghentian sementara ini murni didasari oleh komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas lingkungan di sekitar lokasi produksi...