Langsung ke konten utama

Ratusan Rumah di Gresik Terkena Angin Puting Beliung


Ratusan rumah warga di Kecamatan Benjeng dan Balongpangang Gresik porak poranda diterjang angin puting beliung.

Bahkan seorang warga harus dilarikan ke rumah sakit akibat luka parah. Dari informasi yang dihimpun, kejadian angin puting beliung kemarin (29/11) sekitar pukul 14.30 WIB. Dalam kondisi mendung tebal dan disertai hujan angin puting beliung menerjang pemukiman warga dan lahan persawahan.

Kepala Desa Banter, Ridwan membenarkan peristiwa tersebut dan diperkirakan puting beliung melanda Desa Banter, Benjeng, serta Desa Tlogogede, Kecamatan Balongpanggang. "Memang benar ada rumah rusak, ketika itu terjadi hujan disertai angin kencang. Dan beberapa rumah warga mengalami kerusahakan" kata Ridwan saat dikonfrimasi seperti dikutip Antara, Kamis (29/11).

Ratusan rumah yang rusak itu antara lain di bagian atap, dengan banyak genting beterbangan dan berserakan di sekitar rumah. "Kalau kami total ada 108 rumah. Untuk korban jiwa tidak ada, hanya luka-luka. Yang terdata di kami sementara ini ada lima orang luka," katanya.

 #kabargresik #inigresik #gresik

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Adu Banteng Brio dan Truk Trailer Picu Kecelakaan Beruntun 5 Kendaraan di Balongbendo Sidoarjo, 2 Pengendara Motor Tewas di Tempat

INIGRESIK.COM -  Jalur tengkorak nasional penghubung Mojokerto menuju Surabaya kembali memakan korban jiwa akibat kelalaian berkendara di jalan raya. Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan sekaligus terjadi di Jalan Raya Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, pada Rabu, 10 Juni 2026, sekitar pukul 05.00 WIB. Insiden tragis pada pagi buta ini mengakibatkan dua orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian setelah dihantam truk trailer yang hilang kendali. Tragedi ini bermula ketika sebuah mobil Honda Brio bernomor polisi S-1865-PM melaju dari arah barat menuju ke timur. Mobil yang dikemudikan oleh Bashori Alwi, seorang pria berusia 56 tahun asal Sooko, Mojokerto, diduga kuat melaju dengan kondisi pengemudi yang kurang konsentrasi. Akibat hilangnya fokus mengemudi tersebut, laju mobil seketika berjalan terlalu ke kanan hingga memakan marka jalan dan masuk ke jalur berlawanan yang sangat membahayakan. Pada saat yang bersamaan...