Langsung ke konten utama

Menu Sahur Simple Ala Pocari

Sebagai bentuk komitmen POCARI SWEAT untuk mengajak masyarakat agar tetap sehat saat berpuasa, POCARI SWEAT melaksanakan program “Workshop Menu Sahur praktis dan Sehat” yang diselenggarakan mulai tanggal 29 April 2019. 

Workshop ini membahas tentang cara menyiapkan sajian sahur yang simple, praktis namun tetap memperhatikan cara memasaknya sehingga kandungan gizinya terjaga. Peserta dari kegiatan ini, adalah organisasi dan komunitas perempuan dari berbagai kota besar di Indonesia. Kebetulan pada tanggal 29 April 2019 ini giliran Karyawati Bank BTN Sidoarjo yang sekaligus acara ini juga dalam rangka menyambut hari kartini.

Workshop ini secara spesifik membahas tentang pemilihan menu makan sahur yang praktis karena persiapan makan sahur yang singkat namun harus tetap memperhatikan kandungan serat, protein dan minuman yang tepat. Kandungan serat ini bisa didapatkan dari sayur dan buah, untuk sayur sendiri cara memasaknya harus tepat sehingga tidak sampai menghilangkan kandungan nutrisi didalamnya. Sedangkan untuk minuman, ada keterbatasan jumlah yang bisa diminum, sehingga harus memperhatikan kandungan didalamnya.

Kebanyakan orang masih memprioritaskan teh dan kopi, padahal keduanya mengandung unsur deuritik. Unsur deuritik ini mengakibatkan kita terstimulasi untuk banyak ke kamar kecil, sehingga kandungan cairan yang kita konsumsi saat sahur banyak yang hilang. Minuman yang paling tepat untuk sahur adalah minuman yang mengandung Ion, karena tubuh kita terdiri dari air dan ion. Manfaat dari Ion itu sendiri adalah untuk membantu proses penyerapan cairan dan membantu menahan cairan lebih lama didalam tubuh. Pocari Sweat, adalah minuman yang memiliki kandungan komposisi air dan ion yang paling mirip dengan cairan tubuh kita. Oleh karena itu, kalau sekeluarga mau minum Pocari Sweat, kemasan 2 Liter pas untuk sahur, supaya bisa berbagi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Turun Drastis hingga 70 Persen, Ini Strategi Rahasia Kabupaten Gresik Tekan Angka Pernikahan Dini demi Selamatkan Masa Depan Anak

INIGRESIK.COM - Angka permohonan dispensasi kawin atau pernikahan dini di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, mengalami penurunan yang sangat tajam hingga pertengahan tahun 2026 ini jika dibandingkan dengan periode tahun-tahun sebelumnya. Berdasarkan data resmi dari Pengadilan Agama Kabupaten Gresik, sepanjang tahun 2025 lalu tercatat ada sebanyak 170 kasus permohonan pernikahan di bawah umur yang diajukan oleh masyarakat.  Sementara itu, memasuki pertengahan tahun 2026, jumlah pengajuan dispensasi tersebut berhasil ditekan secara signifikan dan berada di kisaran 50 perkara saja. Langkah taktis pemerintah daerah yang berkolaborasi dengan berbagai instansi hukum menjadi kunci utama di balik keberhasilan memangkas angka perkawinan anak di wilayah tersebut. Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak secara masif terus memperkuat berbagai upaya pencegahan di lapangan untuk memastikan tren positif ini tetap terjaga. Penurunan ya...