Langsung ke konten utama

Seleksi Duta GenRe Gresik

Dalam rangka menyukseskan program GenRe dari BKKBN, Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Kabupaten Gresik bersama Paguyuban Duta GenRe Gresik menggelar seleksi pemilihan Duta GenRe Gresik di Dinas KBPPPA Kabupaten Gresik (7/9/2019). Pemilihan ini terbuka untuk umum dan diikuti oleh remaja Gresik. 

Wahyu Firmansyah, Ketua Paguyuban Duta GenRe Gresik menuturkan untuk menjadi seorang finalis, para peserta harus melalui beberapa tahap diantaranya seleksi administrasi, seleksi essay, dan wawancara. “Peserta harus memenuhi kelengkapan administrasi yang telah ditentukan, menulis essay, serta melalui tahapan wawanara berupa materi seputar GenRe, bahasa Inggris, dan 3B (brain, beauty, behavior). 

Ungkap Wahyu Menurut dia, Duta GenRe Gresik mendapat antusia yang luar biasa dari remaja Gresik, hal ini terbukti dari banyaknya remaja Gresik berpartisipasi dalam pemilihan Duta GenRe Gresik 2019 yang nantinya akan diambil 15 pasang untuk menjadi finalis. “Alhamdulillah, tahun ini pemilihan Duta GenRe Gresik emdapat respon positif. Ada banyak remaja Gresik yang berpartisipasi dalam seleksi kali ini. Nantinya, para peserta akan diseleksi terpilih 15 pasang untuk menjadi finalis Duta GenRe Gresik 2019.” Kata Wahyu Duta GenRe Gresik sendiri memiliki tugas mengedukasi para remaja tentang TRIAD KRR (Tiga Ancaman Dasar Kesehatan Reproduksi Remaja) serta beberapa substansi GenRe, sehingga para remaja dapat mempersiapkan kehidupan yang penuh dengan perencanaan yang tepat. 

Rencananya para finalis akan melalui serangkaian pra karantin dan karantina serta grand final yang akan diselenggarakan pada 21 September 2019 di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) 2. Berikut daftar finalis Duta GenRe Gresik tahun 2019 : 

  • Yulia Rachma Syakira (Kebomas) 
  • Rifkya Ariyanti (Gresik) 
  • Refi Nur Mariska (Driyorejo) 
  • Melida Rima Septianasari (Kebomas) 
  • Sadrina Pramesti (Kebomas) 
  • Aisyah Zahwa Salsabila (Gresik) 
  • Alfatania Sekar Ismaya (Panceng) 
  • Gilbrania Maya Arindai (Duduk Sampeyan) 
  • Yunita Nur Ainiyyah (Kebomas) 
  • Ajeng Desy Novitasari (Kebomas) 
  • Dinda Ayu Wandira (Cerme) 
  • Febriyanti Amelia Sari (Gresik) 
  • Dwi Putri Arviani (Manyar) 
  • Laviola Vio Rentina (Driyorejo) 
  • Mafadhotul Zuliatin (Dukun) 
  • Joko Samudro (Manyar) 
  • Munandar Priyo (Benjeng)
  • Ferry Fahrizal (Manyar) 
  • Ryan Danuarta (Manyar) 
  • M. Hendi Hidayat (Gresik) 
  • M. Ainul Yaqin (Gresik) 
  • Irfan Taufiqurrahman (Kebomas)
  • Ikhsanil Adli (Manyar) 
  • Abdul Muis Nawawi (Kebomas) 
  • M. Syaifuddin Nur (Manyar) 
  • M. Sandi Hartono (Kebomas) 
  • I Putu Wahyu (Manyar) 
  • Afifudin Amin (Driyorejo) 
  • M. Ramadhan Haqiqi (Manyar) 
  • M. Rizki Hermawan (Kedamean)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Nama Desa "Karangpoh"

Karangpoh Penamaan desa karangpoh hampir mirip dengan sejarah Penamaan desa Karangturi . Dahulu diceritakan dalam buku berjudul "Sekelumit asal usul nama desa" yang ditulis oleh Loemaksono menceritakan Daerah disekitar Gresik banyak pohon Mangga. Pohon ini dijaga dengan baik oleh masyarakat disana dan dijadikan sebagai mata pencaharian  Penamaan Karang Poh ini tidak lepas dari proses berbuah pohon mangga yang senantiasa mengeluarkan bau harum ketika mulai ranum. Orang jawa menyebut buah mangga yang mulai ranum ini dengan " poh" . Ketika kulit poh yang mulai menguning inilah para petani mulai memanennya. dan dikumpulkan kedalam wadah besar yang terbuat bernama bojog .  Sebagai pegingat dan kenang kenangan tempat ini sekarang dinamai Karang Poh.yang berarti tempat atau hunian yang banyak dijumpai pohon mangga dan orang berjualan poh. Kondisi sekarang tentu sudah banyak berubah kita akan sangat sulit menemukan pohon mangga disana, hanya dibeberapa rumah pe...