Langsung ke konten utama

Mengenal Rumah dan Batik Gajah Mungkur Bersama Generasi Ketiga

Bangunan Gajah Mungkur dibangun oleh H. Djaelani putra keempat dari H. Oemar Bin Ahmad (yang membuat rumah rumah di kampung Kemasan), bangunan Gajah Mungkur yang kental dengan gaya kolonial, didirikan pada 1896 (ditempati pada 1902) hingga kini masih seperti aslinya.

Bangunan kuno tersebut terletak ini Jalan Nyi Ageng Arem-Arem no 38 Gresik, atau dekat juga dengan kampung kemasan.





Gajah Mungkur sendiri memiliki artinya menurut kata yaitu Gajah = binatang Gajah dan Mungkur = membelakangi. Jadi Gajah Mungkur adalah Gajah yang hadapnya membelakangi. Menurut keterangan dari keluarga sejarahnya karena pemilik rumah.


Batik Gajah Mungkur

Menurut Choiri selaku generasi ketiga dari H. Djaelani batik Gajah Mungkur sudah ada sejak dulu. Berbekal pengetahuan yang didapat dari keluarganya yang ada di Pekalongan, hingga kini masih setia untuk memproduksi batik dengan berbagai model dan beberapa ciri khas dari Gresik.
 



Berikut video lengkap wawancara dengan Bapak Choiri selaku generasi ketiga

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Adu Banteng Brio dan Truk Trailer Picu Kecelakaan Beruntun 5 Kendaraan di Balongbendo Sidoarjo, 2 Pengendara Motor Tewas di Tempat

INIGRESIK.COM -  Jalur tengkorak nasional penghubung Mojokerto menuju Surabaya kembali memakan korban jiwa akibat kelalaian berkendara di jalan raya. Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan sekaligus terjadi di Jalan Raya Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, pada Rabu, 10 Juni 2026, sekitar pukul 05.00 WIB. Insiden tragis pada pagi buta ini mengakibatkan dua orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian setelah dihantam truk trailer yang hilang kendali. Tragedi ini bermula ketika sebuah mobil Honda Brio bernomor polisi S-1865-PM melaju dari arah barat menuju ke timur. Mobil yang dikemudikan oleh Bashori Alwi, seorang pria berusia 56 tahun asal Sooko, Mojokerto, diduga kuat melaju dengan kondisi pengemudi yang kurang konsentrasi. Akibat hilangnya fokus mengemudi tersebut, laju mobil seketika berjalan terlalu ke kanan hingga memakan marka jalan dan masuk ke jalur berlawanan yang sangat membahayakan. Pada saat yang bersamaan...