Langsung ke konten utama

Rute dan Tiket Wisata Lontar Sewu Hendrosari Menganti Gresik

Satu lagi lokasi pilihan wisata di Kabupaten Gresik. Tepatnya di Desa Hendrosari Menganti Gresik yang rencana akan beroperasi bulan Februari 2020. Bagi anda yang suka berfoto instagramable, melihat hijau sawah dan pohon aren bisa mencoba datang kesini bersama keluarga.

Ada juga tempat bermain anak dan perahu air didepan lokasi sebagai pilihan wisata. Menurut Aris Toteles selaku direktur Bumdes Lontar Sewu wisata ini berawal dari usaha Bumdes yang mengelola sampah kemudian berkembang menjadi tempat wisata. Setelah menjadi juara 3 tempat wisata di Gresik. Wisata Lontar Sewu juga mendapat bantuan dari Kemendes sebesar 1,3 M unutk mengembangkan wsiata ini.



RUTE WISATA LONTAR SEWA

Dari Gresik bisa menggunakan jalur dari terminal bunder-arah Cerme - Pertigaan Morowodi beok kiri arah Menganti - lurus  saja hingga ada tulisan desa Hendrosari masuk kira kira 500 meter ada RM Bu Suminah kemudian belok kanan 300 meter.

Dari Surabaya bisa melalui Benowo atau Margomulyo belk kanan arah Menganti- terus lurus saja hingga ada gapura desa Hendrosari sebelah kanan. masuk kira kira 500 meter ada RM Bu Suminah kemudian belok kanan 300 meter.

HARGA TIKET LONTAR SEWU

Menurut pengelola rencana nanti akan disamakan dengan tempat wisata yang sidah ada seperti Setigi, tetapi masih belum diputuskan. Untuk parkir sepeda 3000 dan mobil 5000. Tiket informasinya kisaran 5000-15.000 (masih belum ditentukan).


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kampung Berwawasan Pendidikan Gresik

DASAR PEMIKIRAN Perubahan selalu dialami oleh semua, baik individu maupun organisasi, tidak ada satupun individu dan organisasi di dunia ini yang tidak mengalami perubahan, bahkan gelombang perubahan makin tak terbendung. Dengan kemajuan teknologi informasi, organisasi kini berada pada lingkungan dinamis dan penuh persaingan. Hal tersebut menuntut individu dan organisasi untuk menyesuaikan cara-cara berusaha dan mencapai tujuan yang diinginkan. The Constant is change , itulah bahasa yang tepat untuk menggambarkan sifat perubahan itu sendiri. seakan-akan mengikuti sabda alam, semua hal mengalami perubahan, apakah berangsur-angsur ataukah drastis. Perubahan itu dapat berupa perubahan kemampuan pengetahuan, perubahan mental, perubahan lingkungan dan yang jelas perubahan itu pasti terjadi mau tidak mau, suka tidak suka. Untuk itu sebagai bagian dari masyarakat sudah seharusnya melibatkan diri dalam usaha pencerahan, pemberdayaan, pendampingan, pengabdian bagi p...