Langsung ke konten utama

Update Donasi dan Penyaluran #BantuGresik

Gerakan sosial #BantuGresik sejak dimulai tanggal 7 April 2020 hingga kini masih terus digulirkan dengan tujuan untuk memperingan dampak Covid-19 terkhusus para pengemudi Ojek Online (Ojol), pemilik warung makan dan juga kaum dhuafa.

Alhamdulillah dukungan dari masyarakat membuat kami terus bergerak ditengah keterbatasan kondisi dan situasi yang mengharuskan untuk tetap dirumah.

Pengemudi Ojol Kebomas

Pengemudi Ojol Gresik

Pengemudi Ojol Suci

Pengemudi Ojol Gresik

Pengemudi Ojol GKB

Pengemudi Ojol GKB

Pengemudi Ojol

Pedagang Kaki Lima

Penjual Masker

Bapak Pemulung

Pengemudi Ojol Giri

Pedagang Warung



Donasi terkumpul berupa uang sebesar Rp.2400.000,- berupa barang sebesar Rp 5.000.000,-

Total pengeluaran Rp.5.568.000,-


Kami ucapkan banyak terima kasih kepada donatur dan relawan yang sudah berkontribusi.

Semoga Indonesia dan dunia segera pulih dari wabah penyakit ini.

Doakan semoga kami tetap istiqomah dan diberikan kesehatan untuk terus menyampaikan amanah ini.
Terima kasih kepada
@pusat_madu_asli_gresik
@genproid

#IniGresik
#Gresik
#LatePost
#KabarGresik
#Donasi
#BantuSesama
#BantuGresik

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Adu Banteng Brio dan Truk Trailer Picu Kecelakaan Beruntun 5 Kendaraan di Balongbendo Sidoarjo, 2 Pengendara Motor Tewas di Tempat

INIGRESIK.COM -  Jalur tengkorak nasional penghubung Mojokerto menuju Surabaya kembali memakan korban jiwa akibat kelalaian berkendara di jalan raya. Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan sekaligus terjadi di Jalan Raya Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, pada Rabu, 10 Juni 2026, sekitar pukul 05.00 WIB. Insiden tragis pada pagi buta ini mengakibatkan dua orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian setelah dihantam truk trailer yang hilang kendali. Tragedi ini bermula ketika sebuah mobil Honda Brio bernomor polisi S-1865-PM melaju dari arah barat menuju ke timur. Mobil yang dikemudikan oleh Bashori Alwi, seorang pria berusia 56 tahun asal Sooko, Mojokerto, diduga kuat melaju dengan kondisi pengemudi yang kurang konsentrasi. Akibat hilangnya fokus mengemudi tersebut, laju mobil seketika berjalan terlalu ke kanan hingga memakan marka jalan dan masuk ke jalur berlawanan yang sangat membahayakan. Pada saat yang bersamaan...