Langsung ke konten utama

Profil SMA Muhammadiyah Satu Gresik

Profile kali ini adalah SMA Muhammadiyah 1 Gresik atau yang disingkat (SMAM SATU) sebagai salah satu pilihan sekolah favorit di Gresik. Sejarah SMAM SATU dimulai pada 1 September 1965, didirikan oleh PC Muhammadiah memulai aktifitas belajar pada 1 September 1966. walaupun belum memiliki gedung sendiri

Secara resmi baru diakui PP Muhammadiyah pada tanggal 22 Desember 1976 dengan mendapatkan piagam pendirian no.1337/II-01/T,.65/1978 tertanggal 5 Dzulhijjah 1938 H bertepatan dengan tanggal 6 Mei 1978. 

Rangkuman Sejarah SMAM Satu Secara ringkas bisa dilihat berurutan sebagai berikut :


  • Status “Berbantuan”, tahun 1977
  • Status “Diakui”, tahun 1983
  • Status “Disamakan”, tahun 1989
  • Status “Terakreditasi A”, tahun 1995
  • Status “Sekolah Kategori Mandiri”, tahun 2007
  • Status “Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional”, tahun 2009
Prestasi sekolah yang diraih secara kelembagaan adalah:
  • Pada tahun 2009, SMAM SATU meraih sertifikat ISO 9001:2008  Quality Management System
  • Ditunjuk sebagai Pusat Sumber Belajar berbasis Web oleh Dikmenum Depdiknas RI
  • Ditunjuk sebagai Pusat-Cluster Paket Aplikasi Sekolah oleh Dikmenum Depdiknas RI
  • Menjadi sekolah percontohan manajemen administrasi sekolah modern berbasis ICT Nasional
  • Menjadi salah satu sekolah unggulan Muhammadiyah Jawa Timur
  • Tahun 2010 ditunjuk sebagai Sekolah Pengembang Mutu Pendidikan Muhammadiyah Nasional


sumber : smam1gresik.sch.id


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Turun Drastis hingga 70 Persen, Ini Strategi Rahasia Kabupaten Gresik Tekan Angka Pernikahan Dini demi Selamatkan Masa Depan Anak

INIGRESIK.COM - Angka permohonan dispensasi kawin atau pernikahan dini di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, mengalami penurunan yang sangat tajam hingga pertengahan tahun 2026 ini jika dibandingkan dengan periode tahun-tahun sebelumnya. Berdasarkan data resmi dari Pengadilan Agama Kabupaten Gresik, sepanjang tahun 2025 lalu tercatat ada sebanyak 170 kasus permohonan pernikahan di bawah umur yang diajukan oleh masyarakat.  Sementara itu, memasuki pertengahan tahun 2026, jumlah pengajuan dispensasi tersebut berhasil ditekan secara signifikan dan berada di kisaran 50 perkara saja. Langkah taktis pemerintah daerah yang berkolaborasi dengan berbagai instansi hukum menjadi kunci utama di balik keberhasilan memangkas angka perkawinan anak di wilayah tersebut. Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak secara masif terus memperkuat berbagai upaya pencegahan di lapangan untuk memastikan tren positif ini tetap terjaga. Penurunan ya...