Langsung ke konten utama

Kampung Berwawasan Pendidikan Gresik




DASAR PEMIKIRAN

Perubahan selalu dialami oleh semua, baik individu maupun organisasi, tidak ada satupun individu dan organisasi di dunia ini yang tidak mengalami perubahan, bahkan gelombang perubahan makin tak terbendung. Dengan kemajuan teknologi informasi, organisasi kini berada pada lingkungan dinamis dan penuh persaingan. Hal tersebut menuntut individu dan organisasi untuk menyesuaikan cara-cara berusaha dan mencapai tujuan yang diinginkan.The Constant is change, itulah bahasa yang tepat untuk menggambarkan sifat perubahan itu sendiri. seakan-akan mengikuti sabda alam, semua hal mengalami perubahan, apakah berangsur-angsur ataukah drastis. Perubahan itu dapat berupa perubahan kemampuan pengetahuan, perubahan mental, perubahan lingkungan dan yang jelas perubahan itu pasti terjadi mau tidak mau, suka tidak suka.

Untuk itu sebagai bagian dari masyarakat sudah seharusnya melibatkan diri dalam usaha pencerahan, pemberdayaan, pendampingan, pengabdian bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia khususnya pada individu dan organisasi masyarakat. Karena dengan dinamika perubahan kehidupan berusaha, individu sebagai aset sumber daya manusia Indonesia dituntut untuk lebih memiliki daya saing yaitu dengan memiliki karakter pribadi yang sukses.Menurut UUD 1945 pasal 31 dan UU No. 2 tahun 1989 tentang system pendidikan nasional disebutkan bahwa penyelenggaraan pendidikan menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat. Konsep Tri Pusat Pendidikan yang dicetuskan oleh Bapak Pendidikan Nasional kita Ki Hajar Dewantara merupakan peletak dasar
pendidikan menjadi tanggung jawab bersama antara sekolah, keluarga dan masyarakat

SEJARAH SINGKAT
Kampung berwawasan pendidikan merupakan gagasan dan ide yang dimunculkan oleh temen2 karang taruna saat acara malam refleksi pergantian tahun yang diadakan oleh PT. Petrokimia Gresik di setiap desa dan kelurahan

TUJUAN
  1. Meningkatan kualitas sumber daya manusia generasi muda unggul dapat bersaing dan berkarakter
  2. Pemberdayaan warga lokal untuk menuju masyarakat mandiri
  3. Mendorong pertumbuhan ekonomi produktif
  4. Mensinergikan program antara masyarakat, pemerintah dan perusahaan
  5. Diharapkan dapat menjadi kampung wisata berbasis pendidikan
  6. Mengurangi angka penganguran
JENIS KEGIATAN

  1. Matikan TV Pukul 18.00 Wib – 19.00 Wib( waktu belajar )
  2. Holiday Fun ( pembelajaran in dor & out door 2 minggu sekali )
  3. Belajar Bareng Karang Taruna (setiap hari jumat satu minggu sekali)
  4. Cafe Pendidikan( area mengunakan bahasa inggris )
  5. Lembaga bimbingan belajar bahasa inggris dan komputer.
  6. English Community

PENUTUP

Pengurus Karang Taruna Kelurahan Ngipik Kabupaten Gresik mengucapkan terimakasih kepada semua pihak, yang telah mendukung, membimbing dan memberikan bantuan dalam kegiatan tersebut.

KEGIATAN EKONOMI PRODUKTIF


  1. Pendidikan anak usia dini (PAUD)
  2. Digital Printing (banner, pin,gantungan kunci,mug)
  3. Pembuatan kaos & sablon kaos
Sumber : Karang Taruna Ngipik Gresik

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sempat Disuspensi karena Limbah, 4 Dapur Makan Bergizi Gratis di Gresik Akhirnya Diizinkan Beroperasi Kembali setelah Renovasi Kilat

INIGRESIK.COM - Pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Gresik , Jawa Jawa Timur, sempat diwarnai penghentian sementara operasional pada delapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG sejak awal pekan ini. Langkah tegas berupa pembekuan (suspend) tersebut diambil oleh Badan Gizi Nasional (BGN) karena fasilitas pendukung di delapan titik tersebut kedapatan belum memenuhi standar teknis lingkungan hidup yang dipersyaratkan.  Meski sempat memicu kekhawatiran terkait keberlangsungan pasokan makanan untuk anak-anak sekolah, perbaikan cepat langsung dilakukan oleh para pengelola di lapangan. Per hari ini, Jumat, 5 Juni 2026, empat dari delapan SPPG yang sempat disuspensi tersebut dipastikan sudah mengantongi surat pencabutan suspend dan diizinkan kembali beraktivitas normal melayani kebutuhan gizi masyarakat. Kebijakan penghentian sementara ini murni didasari oleh komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas lingkungan di sekitar lokasi produksi...