Langsung ke konten utama

Rujak Cingur Matjari

Rujak cingur menjadi alternatif menu siang kali ini, nuansa berbeda terutama sayur dan bumbunya membuat banyak orang ketagihan. kuliner khas inipun ramai dikunjungi, bahkan rela antri untuk membelinya. Salah satu tujuannya rujak cingur Matjari yang berlapak di jl proklamasi tepatnya di dekat rel kereta api 

Matjari  lelaki yang sudah berumur 58 tahun ini terlihat mengulek adonan satu demi satu pesanan yang sudah antri sebelum kedatangan kami, ditemani istrinya yang setia Suparni mereka terlihat saling berbagi tugas menyediakan minuman dan menyajikan kepada setiap konsumen.

Walaupun tampak sederhana warung dekat rel ini tetap ramai dikunjungi, bagi Matjari sendiri berjualan rujak merupakan pekerjaan yang sudah digelutinya selama 20 tahun. bukan waktu yang singkat kelihatannya. sehingga beliau tampak lihai dan telaten berjualan

Mereka biasa buka sekitar jam 11 siang sampai jam 5 sore, ditanya penghasilanya Matjari mengungkapkan bisa mencapai 400 ribu per hari bahkan 500 ribu jika hari libur. Jumlah yang cukup lumayan bagi Matjari untuk menghidupi keluarganya yang sekarang sudah sukses membesarkan ketiga anaknya.


Bagi anda penggemar kuliner rujak. bisa mencoba dan mampir ke warung matjari jalan proklamasi di depan akademi kebidanan dekat rel Pasar Senggol. Dapatkan sensasi bumbu pedasnya...selamat mencoba




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Adu Banteng Brio dan Truk Trailer Picu Kecelakaan Beruntun 5 Kendaraan di Balongbendo Sidoarjo, 2 Pengendara Motor Tewas di Tempat

INIGRESIK.COM -  Jalur tengkorak nasional penghubung Mojokerto menuju Surabaya kembali memakan korban jiwa akibat kelalaian berkendara di jalan raya. Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan sekaligus terjadi di Jalan Raya Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, pada Rabu, 10 Juni 2026, sekitar pukul 05.00 WIB. Insiden tragis pada pagi buta ini mengakibatkan dua orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian setelah dihantam truk trailer yang hilang kendali. Tragedi ini bermula ketika sebuah mobil Honda Brio bernomor polisi S-1865-PM melaju dari arah barat menuju ke timur. Mobil yang dikemudikan oleh Bashori Alwi, seorang pria berusia 56 tahun asal Sooko, Mojokerto, diduga kuat melaju dengan kondisi pengemudi yang kurang konsentrasi. Akibat hilangnya fokus mengemudi tersebut, laju mobil seketika berjalan terlalu ke kanan hingga memakan marka jalan dan masuk ke jalur berlawanan yang sangat membahayakan. Pada saat yang bersamaan...