Langsung ke konten utama

Persik dan Persiwa Dicoret dari ISL, Gresik United Lolos dengan Catatan

JAKARTA - PT Liga Indonesia memutuskan peserta Liga Super Indonesia (LSI) musim 2015/2016 hanya akan diikuti 18 klub. Ada dua klub yang tidak lolos verifikasi keuangan Persiwa Wamena dan Persik Kediri

Meski tidak bermain, kedua klub tetap mendapatkan haknya sebagai peserta LSI. "Ini bukan hukuman untuk kedua klub, melain sebagai langkah PT Liga Indonesia untuk memproteksi kedua klub yang dinilai tidak mampu mengikuti kompetisi karena keuangannya. Jika kami tetap membolehkan mereka mengikuti LSI itu sama saja menjerumuskan mereka," ujar CEO PT Liga Indonesia Joko Driyono, Senin (12/1) seperti dikutip dari ROL

Enam dari 18 klub yang lolos disebut Joko masih harus dikonfirmasi mendalam terkait keuangannya. "Mereka lolos verikasi dengan sebuah catatan," katanya. Sehingga hanya 12 klub yang sudah dipastikan lolos dan tidak perlu dikonfirmasi lagi. "Enam klub tersebut, memiliki dua catatan, yaitu masalah hutang klub terhadap pemain,kedua terkait proyeksi budget untuk LSI 2015. 

Sementara itu tim kebanggaan Gresik, berhasil lolos dan mengikuti LSI tahun depan dengan catatan.
Berikut 12 klub yang sudah dipastikan sebagai peserta LSI 2015: 
1. Persib Bandung 
2. Persipura Jayapura 
3. Perseru Serui 
4. Semen Padang FC 
5. Sriwijaya FC 
6. Barito Putera FC 
7. Persiram Raja Ampat 
8. Persiba Balikpapan 
9. Persela Lamongan 
10. Mitra Kutai Kertanegara 
11. Pusam Mania Borneo FC 
12. Bali United Pusam 

Enam klub yang lolos dengan catatan 
13. Arema Cronus 
14. PSM Makassar 
15. Persija Jakarta 
16. Gresik United 
17. Pelita Bandung Raya 
18. Persebaya Surabaya 

Tidak lolos sebagai peserta LSI 2015 
19. Persiwa Wamena 
20. Persik Kediri.


sumber republika.co.id

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Damar Kurung Gresik Tembus Kemasan Teh Botol Sosro, Nyala Budaya Lokal Kini Hadir di Jutaan Tangan

INIGRESIK.COM - Siapa sangka, seni tradisi khas Gresik yang identik dengan lentera malam Lebaran kini ikut menyapa masyarakat luas lewat cara yang tak biasa. Di tangan M Anhar Chusnani , damar kurung melompat dari ruang pameran dan panggung lokal, menuju rak minimarket dan meja makan keluarga Indonesia melalui kemasan Teh Botol Sosro edisi khusus 2025 . Langkah ini bukan sekadar kebetulan. Sejak Februari 2025, Anhar bersaing dengan lebih dari 5.000 peserta dalam kompetisi desain kemasan bertema “Kebaikan untuk Sesama” . Karya damar kurungnya berhasil lolos berlapis seleksi: dari 22 ilustrator terbaik hingga akhirnya masuk dalam 8 desain yang diproduksi massal . Puncaknya, ia menerima penghargaan langsung dari Sukowati Sosrodjojo , pemilik Teh Botol Sosro, dalam seremoni Jakarta Illustration Fair, September 2025 . Lebih dari sekadar ornamen visual, Anhar membawa damar kurung sebagai pesan budaya khas Gresik yang layak hadir di ruang sehari-hari. . Tak berhenti di situ, prestasi ...