Langsung ke konten utama

Profil SMA Negeri 1 Gresik

SMA Negeri 1 Gresik, yang juga dikenal dengan nama Smansagres merupakan salah satu Sekolah Menengah Atas Negeri favorit di Gresik. Sama dengan SMA pada umumnya di Indonesia masa pendidikan sekolah di SMAN 1 Gresik ditempuh dalam waktu tiga tahun pelajaran, mulai dari Kelas X sampai Kelas XII. Sekolah ini terletak di pusat Kabupaten Gresik, tepatnya di Jalan Arief Rahman Hakim. Berseberangan dengan Kantor Dinas Pendidikan dan Universitas Gresik.

Visi
Menjadi Sekolah Bertaraf Internasional yang memiliki civitas akademika yang beriman, bertaqwa, berakhlaqul karimah dan berprestasi unggul serta berperan aktif dalam era global

Yayasan 12 Juli merupakan cikal bakal berdirinya SMAN 1 Gresik. Yayasan yang lahir pada tanggal 12 Juli ini mula-mula berusaha untuk mendirikan suatu SMA yang diberi nama SMA 12 Juli. Tenaga pengajarnya sebagian dari guru SMPN 1, karyawan PT. Semen Gresik, dan Mahasiswa. Untuk mewujudkan sebuah bangunan gedung SMA yang memenuhi syarat sesuai dengan ketentuan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Yayasan 12 Juli mencoba untuk merealisasi maksud tersebut dengan meminta bantuan partisipasi masyarakat, Pemda, perusahaan-perusahaan yang ada di Gresik dan dari pihak-pihak lain. Usaha ini mendapatkan sambutan yang cukup besar; misalnya: 

A. Dari masyarakat berupa tambahan dana pembangunan SMA yang di kaitkan pembayarannya dengan pembangunan langganan air dan listrik. 
B. Dari Pemerintah Daerah berupa izin dari Gubernur Jawa Timur untuk tambahan retribusi kopra yang masuk lewat pelabuhan Gresik sebesar 2,00 perkilo. 
C. Dari perusahaan berupa bantuan semen dari PT. Semen Gresik. Atas kerja keras dan dedikasi yang tinggi dari Panitia Yayasan 12 Juli dan semua lapisan masyarakat, maka terwujudlah bangunan permanen gedung SMA di atas tanah yang memenuhi syarat. Bangunan terdiri dari 6 ruang untuk belajar dan di tambah: 
1. 1 Ruang Kantor Kepala Sekolah 
2. 1 Ruang Kantor Wakil Kepala Sekolah 
3. 1 Ruang Tata Usaha 4. 1 Ruang Gudang 
5. 1 Ruang Kamar Mandi 
6. 1 Ruang WC 
7. 2 Tempat Sholat 
8. Ruang Guru 
9. Ruang BK 
10. Ruang AVA 
11. Ruang Lab IPA 
12. Ruang Lab Bahasa 
13. Ruang Perpustakaan 
14. Ruang TI 

Di samping itu bangunan tersebut di lengkapi pula dengan mebel dan alat-alat kantor. Dengan selesainya bangunan tersebut, Yayasan 12 Juli berkeinginan mendirikan SMA 12 Juli. Tetapi hal ini tidak dapat di laksanakan karena adanya pertimbangan-pertimbangan tertentu terhadap SMA 12 Juli. Akhirnya tepat tanggal 1 Agustus 1964 Pemerintah melalui Bapak Gubernur Jawa TimurWiyono menyetujui berdirinya SMA Negeri dengan nama SMA Negeri Gresik.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perkuat Sinergi Desa dan Polisi, Kapolres Gresik Luncurkan “Lapor Cak Roma” untuk Wujudkan Gresik Aman dan Kondusif

INIGRESIK.COM  – Dalam semangat mempererat kolaborasi antara kepolisian dan pemerintah desa, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu menggelar silaturahmi bersama jajaran Ketua Persatuan Kepala Desa Indonesia (PKDI) se- Kabupaten Gresik , Jumat (10/10/2025). Kegiatan yang berlangsung di Aula SAR Polres Gresik itu dihadiri Wakapolres Kompol Danu Anindhito Kuncoro, pejabat utama Polres Gresik, serta Ketua PKDI Kabupaten Gresik, Nurul Yatim, yang juga Kepala Desa Baron, Kecamatan Dukun, bersama seluruh Ketua PKDI tingkat kecamatan. Dalam arahannya, Kapolres Rovan menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian dan pemerintah desa untuk menjaga Situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Sitkamtibmas) . Ia menegaskan, keamanan bukan semata tugas kepolisian, namun juga membutuhkan partisipasi aktif dari seluruh kepala desa dan masyarakat. “Kami berharap peran aktif para kepala desa dalam mendukung program strategis Polres Gresik, termasuk mengaktifkan Sat Kamling dan memperluas ...