Langsung ke konten utama

Blogger Resmi Larang Konten Pornografi

Secara resmi Google mengumumkan perubahan besar untuk platform Blogger-nya dengan membatasi konten pornografi  mulai 23 Maret 2015, hal ini disampaikan melalui dashbord masing masing pengguna blogger di seluruh dunia

Hal ini merupakan kesekian kalinya Google membatasi pornografi melalui Blogger. Pada 2013, perusahaan ini pernah memberikan ultimatume bahwa setiap blog yang menghubungkan ke situs tidak jelas akan blokir. Google memberikan kesempatan sebulan bagi pengguna Blogger untuk mensterilkan blog mereka. 

Namun, untuk konten sex yang berhubungan dengan artistik, pendidikan, dokumenter atau penelitian ilmiah, Google memberikan alternatif untuk mengekspor blog mereka dalam file XML dan telah menyatakan tidak ada yang akan dihapus dari server-nya, namun hanya membuat blog tersebut menjadi private atau hanya orang tertentu yang bisa melihatnya.

Google bukan menjadi perusahaan pertama yang mencoba membersihkan situsnyadari konten pornografi. Vine melakukan hal serupa pada Maret 2014, sementara Yahoo juga sedang mencari cara untuk menjadikan Tumblr bebas dari konten pornografi.

sumber : antara

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kampung Berwawasan Pendidikan Gresik

DASAR PEMIKIRAN Perubahan selalu dialami oleh semua, baik individu maupun organisasi, tidak ada satupun individu dan organisasi di dunia ini yang tidak mengalami perubahan, bahkan gelombang perubahan makin tak terbendung. Dengan kemajuan teknologi informasi, organisasi kini berada pada lingkungan dinamis dan penuh persaingan. Hal tersebut menuntut individu dan organisasi untuk menyesuaikan cara-cara berusaha dan mencapai tujuan yang diinginkan. The Constant is change , itulah bahasa yang tepat untuk menggambarkan sifat perubahan itu sendiri. seakan-akan mengikuti sabda alam, semua hal mengalami perubahan, apakah berangsur-angsur ataukah drastis. Perubahan itu dapat berupa perubahan kemampuan pengetahuan, perubahan mental, perubahan lingkungan dan yang jelas perubahan itu pasti terjadi mau tidak mau, suka tidak suka. Untuk itu sebagai bagian dari masyarakat sudah seharusnya melibatkan diri dalam usaha pencerahan, pemberdayaan, pendampingan, pengabdian bagi p...