Langsung ke konten utama

Sekilas Museum Sunan Giri

Museum Sunan Giri dikunjungi Anak Sekolah
Gresik - Jika anda mengunjungi Gresik tentu tidak asing dengan Museum Sunan Giri yang beralamat di jalan Pahlawan 24 Gresik, selain tempatnya yang strategis dan berada di area parkir peziarah Malik Ibrahim.

Bangunan yang sudah berdiri sejak 17 Maret 2003 ini masih eksis sampai sekarang. Buktinya pagi ini terlihat sejumlah anak SD mengunjungi Museum Sunan Giri Senin 30/0315.  Puluhan siswa Kelas 4 tersebut didampingi beberapa guru pendamping, mereka berasal dari SD Muhammadiyah 2 Gresik. 

Mustaqim selaku budayawan yang juga menjadi penjaga museum waktu pertama kali berdiri menjelaskan berbagai koleksi kepada setiap murid yag disana. Walaupun bernama sunan Giri bukan berarti barang yang dipamerkan milik sunan giri, akan tetapi berasal dari Giri

Menurut informasi dari beberapa seniman Gresik, keberadaan dua lokasi ini akan berpindah, museum berpindah ke Area makam Sunan Giri, sementara parkiran akan berpindah di desa Lumpur Gresik

Lumpang dari berbagai daerah di Gresik



Bedug
Di salah satu ruangan depan para pengunjung akan diperlihatkana oleh salah satu koleksi andalan museum Sunan Giri, benda itu adalah Bedug yang merupakan peninggalan Maulana Malik Ibrahim yang hidup pada akhir abad 14 H, benda ini terbuat dari sepotong kayu besar dan kulit lembu. Panjangnya 100 cm dengan diameter 67 cm. Bedug ini diperoleh dari Masjid Pesucian Desa Leran Kecamatan Manyar 

 




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sempat Disuspensi karena Limbah, 4 Dapur Makan Bergizi Gratis di Gresik Akhirnya Diizinkan Beroperasi Kembali setelah Renovasi Kilat

INIGRESIK.COM - Pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Gresik , Jawa Jawa Timur, sempat diwarnai penghentian sementara operasional pada delapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG sejak awal pekan ini. Langkah tegas berupa pembekuan (suspend) tersebut diambil oleh Badan Gizi Nasional (BGN) karena fasilitas pendukung di delapan titik tersebut kedapatan belum memenuhi standar teknis lingkungan hidup yang dipersyaratkan.  Meski sempat memicu kekhawatiran terkait keberlangsungan pasokan makanan untuk anak-anak sekolah, perbaikan cepat langsung dilakukan oleh para pengelola di lapangan. Per hari ini, Jumat, 5 Juni 2026, empat dari delapan SPPG yang sempat disuspensi tersebut dipastikan sudah mengantongi surat pencabutan suspend dan diizinkan kembali beraktivitas normal melayani kebutuhan gizi masyarakat. Kebijakan penghentian sementara ini murni didasari oleh komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas lingkungan di sekitar lokasi produksi...