Langsung ke konten utama

Ternyataa!! Gresik miliki jalan terpendek di Indonesia

Gresik menjadi kota yang penuh dengan ikon sejarah, selain memiliki 2 wali pemangku yakni Sunan Giri dan Sunan Maulana Malik Ibrahim, juga memiliki banyak goresan tinta emas sejarah, salah satu yang perlu diketahui adalah jalan terpendek di Indonesia, seperti yang di beritakan Jawapos, bahwa Jalan H.O.S Cokromoaminoto di klaim menjadi jalan terpendek yang ada di Indonesia. “ Saya berani katakan, jalan ini (Jalan H.O.S. Cokroaminoto, red) adalah jalan terpendek di Indonesia” Kata Oemar Zainudin, pemerhati bangunan sejarah di gresik saat di wawancarai oleh jawapos. 

Panjang dari jalan tersebut hanya sekitar 50m, dan hanya membutuhkan waktu 20 detik untuk menyusurinya. Jalan tersebut berbatasan dengan jalan basuki rahmat dan jalan raden santri disisi selatan, serta disisi sebaliknya berbatasan dengan Jalan Nyai ageng arem-arem, Jalan Samanhudi dan Jalan Nyai ageng pinatih. 

Jalan tersebut di apit dengan 2 Ruko, Ruko yang pertama dibangun tahun 1902 oleh pemerintah belanda, di waktu itu (1902, red) jalan hos cokroaminoto menjadi sentra bisnis kolonial yang maju pesat, bangunan tersebut menciri khas kan desain arsitetur kolonial belanda, kontruksi bangunannya dua lantai dengan bagian atap runcing. Dan Ruko yang kedua dibangun oleh warga pribumi yang bernama asnar pada tahun 1911 dengan konsep arsitetur campuran Belanda, Tiongkok dan Jawa, Asnar terkenal sebagai pengusaha kulit yang sukses di zamanya. “Konon itu adalah konsep ruko pertama di Indonesia” ujar Pak Nood, sapaan akrab dari Oemar Zainudin. (abiqail)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Nama Desa "Karangpoh"

Karangpoh Penamaan desa karangpoh hampir mirip dengan sejarah Penamaan desa Karangturi . Dahulu diceritakan dalam buku berjudul "Sekelumit asal usul nama desa" yang ditulis oleh Loemaksono menceritakan Daerah disekitar Gresik banyak pohon Mangga. Pohon ini dijaga dengan baik oleh masyarakat disana dan dijadikan sebagai mata pencaharian  Penamaan Karang Poh ini tidak lepas dari proses berbuah pohon mangga yang senantiasa mengeluarkan bau harum ketika mulai ranum. Orang jawa menyebut buah mangga yang mulai ranum ini dengan " poh" . Ketika kulit poh yang mulai menguning inilah para petani mulai memanennya. dan dikumpulkan kedalam wadah besar yang terbuat bernama bojog .  Sebagai pegingat dan kenang kenangan tempat ini sekarang dinamai Karang Poh.yang berarti tempat atau hunian yang banyak dijumpai pohon mangga dan orang berjualan poh. Kondisi sekarang tentu sudah banyak berubah kita akan sangat sulit menemukan pohon mangga disana, hanya dibeberapa rumah pe...