Langsung ke konten utama

Jelang Hari Raya dan Pemilukada 2015, Polres Gresik Bentuk Tim Crime Hunter Street

ilustrasi Polisi - harianterbit.com
Polres Kabupaten Gresik, Jawa Timur, menjelang hari raya dan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Gresik tahun 2015, membentuk Tim Crime Hunter Street, Senin (27/04). 

Dengan salah satu tujuannya adalah untuk mengantisipasi dan menanggulangi kasus kejahatan yang terjadi di wilayah Gresik dari pelaku kejahatan jalanan. Seperti dikutip dari Elshinta online, Muhammad Rezereno, Kapolres Gresik, Jawa Timur, Adi Wibowo, mengatakan Tim ini sendiri dibentuk dari beberapa unit kesatuan yang sudah ada di Polres Gresik seperti satuan kriminal, satuan intel dan juga beberapa unsur keamanan lainnya yang berada dibawah kendali Polres Gresik. "Hari ini kita melakukan pembentukkan Tim Crime Hunter Street Polres Gresik, tim ini adalah gabungan dari beberapa personil seperti satuan Polres, satuan Polsek dan juga satuan lainnya," ucapnya.

Adi menambahkan tim yang dibuatnya ini nantinya akan secara intensif melakukan patroli ke sejumlah wilayah yang dianggap rawan terjadi kejahatan jalanan (begal). Meskipun tingkat kejahatan jalanan di Kabupaten Gresik masih relatif kecil, namun hal tersebut akan tetap diantisipasi oleh Polres Gresik, agar tidak terjadi kasus kejahatan jalanan lainnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Turun Drastis hingga 70 Persen, Ini Strategi Rahasia Kabupaten Gresik Tekan Angka Pernikahan Dini demi Selamatkan Masa Depan Anak

INIGRESIK.COM - Angka permohonan dispensasi kawin atau pernikahan dini di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, mengalami penurunan yang sangat tajam hingga pertengahan tahun 2026 ini jika dibandingkan dengan periode tahun-tahun sebelumnya. Berdasarkan data resmi dari Pengadilan Agama Kabupaten Gresik, sepanjang tahun 2025 lalu tercatat ada sebanyak 170 kasus permohonan pernikahan di bawah umur yang diajukan oleh masyarakat.  Sementara itu, memasuki pertengahan tahun 2026, jumlah pengajuan dispensasi tersebut berhasil ditekan secara signifikan dan berada di kisaran 50 perkara saja. Langkah taktis pemerintah daerah yang berkolaborasi dengan berbagai instansi hukum menjadi kunci utama di balik keberhasilan memangkas angka perkawinan anak di wilayah tersebut. Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak secara masif terus memperkuat berbagai upaya pencegahan di lapangan untuk memastikan tren positif ini tetap terjaga. Penurunan ya...