Langsung ke konten utama

Event Perkemahan Ilmiah Remaja Nasional (PIRN) XIV Tahun 2015

Event Perkemahan Ilmiah Remaja Nasional (PIRN) XIV Tahun 2015
Berdasarkan publikasi dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) yang diunduh di website Dinas Pendidikan Gresik. Event PIRN XIV Tahun 2015 yang diselenggarakan di Tasikmalaya, Jawa Barat, tanggal 2 – 9 Agustus 2015 akan diikuti oleh 500 peserta. 

Kegiatan ini berupa pemberian materi metodologi penelitian dalam kelas di Bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan (IPSK), dan Ilmu Pengetahuan Teknik (IPT). Selain itu, akan dilakukan pelatihan penelitian di lapangan dan pembimbingan untuk menulis karya tulis ilmiah. 

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan kemampuan remaja di bidang ilmu pengetahuan dan penelitian serta membimbing remaja melaksanakan penelitian ilmiah yang terkait dengan lingkungan sekitarnya. Di PIRN ini juga akan diselenggarakan kegiatan workshop guru bagi guru pembimbing. Setiap sekolah dapat mendaftarkan 3 (tiga) orang siswa dan 1 (satu) orang guru pembimbing 

National Young Inventors Award


Selama penyelenggaraan, panitia menanggung akomodasi dan konsumsi. Biaya transportasi peserta dari tempat asal – Tasikmalaya (pulang – pergi) ditanggung oleh peserta. Pendaftaran peserta mulai tanggal 2 Maret – 2 Juli 2015 dengan mengisi dan mengirimkan formulir pendaftaran melalui email ke: binailmiah@mail.lipi.go.id dan atau fax. 021-5251834 / 52920839. Informasi dan formulir pendaftaran dapat diunduh di 
http://intra.lipi.go.id/data/1036004497/situs/publik/lipi1425357863.zip 


Semoga informasi "Event Perkemahan Ilmiah Remaja Nasional (PIRN) XIV Tahun 2015" bermanfaat bagi pembaca semua 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Nama Desa "Karangpoh"

Karangpoh Penamaan desa karangpoh hampir mirip dengan sejarah Penamaan desa Karangturi . Dahulu diceritakan dalam buku berjudul "Sekelumit asal usul nama desa" yang ditulis oleh Loemaksono menceritakan Daerah disekitar Gresik banyak pohon Mangga. Pohon ini dijaga dengan baik oleh masyarakat disana dan dijadikan sebagai mata pencaharian  Penamaan Karang Poh ini tidak lepas dari proses berbuah pohon mangga yang senantiasa mengeluarkan bau harum ketika mulai ranum. Orang jawa menyebut buah mangga yang mulai ranum ini dengan " poh" . Ketika kulit poh yang mulai menguning inilah para petani mulai memanennya. dan dikumpulkan kedalam wadah besar yang terbuat bernama bojog .  Sebagai pegingat dan kenang kenangan tempat ini sekarang dinamai Karang Poh.yang berarti tempat atau hunian yang banyak dijumpai pohon mangga dan orang berjualan poh. Kondisi sekarang tentu sudah banyak berubah kita akan sangat sulit menemukan pohon mangga disana, hanya dibeberapa rumah pe...