Langsung ke konten utama

Daimler Kembangkan Teknologi Mobil Listrik Nirkabel

Daimler sumber inautonews
Daimler yang merupakan perusahaan mobil  asal Jerman berencana menggandeng perusahaan teknologi Qualcomm Inc untuk mengeksplorasi teknologi pengisian daya baterai ponsel dan baterai mobil listrik secara nirkabel. 

Dilansir dari Reuters, langkah ini merupakan langkah dari Daimler, sebagai perusahaan induk Mercedes-Benz, serta rival BMW dan Audi, untuk membangun keahlian di bidang piranti lunak dan telekomunikasi. Hal ini bertujuan untuk menumbuhkan status sebagai produsen mobil berteknologi tinggi di zaman pengetatan aturan emisi, yang mengharuskan mereka melakukan penghematan mesin sekaligus meningkatkan keuntungan. 

Daimler dan Qualcomm menyatakan secara terbuka bahwa mereka sedang mengkaji penerapan teknologi nirkabel untuk mengisi ulang kendaraan listrik (electric vehicle/EV) dan plug-in hibrida EVs tanpa harus menggunakan kabel. 

Kedua perusahaan besar ini juga mengkaji teknologi yang dapat mengisi ulang baterai ponsel secara nirkabel saat berkendara, serta meningkatkan konektivitas internet 3G/4G berkecepatan tinggi di dalam mobil. “Sangat penting bahwa kami masih sebagai ujung tombak teknologi dan terus memberikan pengalaman tak tertandingi kepada pelanggan,” kata anggota dewan Daimler bidang penelitian dan pengembangan, Thomas Weber. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Adu Banteng Brio dan Truk Trailer Picu Kecelakaan Beruntun 5 Kendaraan di Balongbendo Sidoarjo, 2 Pengendara Motor Tewas di Tempat

INIGRESIK.COM -  Jalur tengkorak nasional penghubung Mojokerto menuju Surabaya kembali memakan korban jiwa akibat kelalaian berkendara di jalan raya. Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan sekaligus terjadi di Jalan Raya Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, pada Rabu, 10 Juni 2026, sekitar pukul 05.00 WIB. Insiden tragis pada pagi buta ini mengakibatkan dua orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian setelah dihantam truk trailer yang hilang kendali. Tragedi ini bermula ketika sebuah mobil Honda Brio bernomor polisi S-1865-PM melaju dari arah barat menuju ke timur. Mobil yang dikemudikan oleh Bashori Alwi, seorang pria berusia 56 tahun asal Sooko, Mojokerto, diduga kuat melaju dengan kondisi pengemudi yang kurang konsentrasi. Akibat hilangnya fokus mengemudi tersebut, laju mobil seketika berjalan terlalu ke kanan hingga memakan marka jalan dan masuk ke jalur berlawanan yang sangat membahayakan. Pada saat yang bersamaan...