Langsung ke konten utama

Kapolsek Bungah "Penjual Miras dan PSK Terancam Hukuman Berat"

Peran ulama dan pemerintah khususnya pihak berwajib sangat penting dalam pemberantasan Miras dan PSK di Gresik saat ini. Bertempat di Ponpes Nurul Qur'an Istiqomah Rabu 20/05/15 yang dihadiri oleh Tokoh Agama, MUI dan muspika kecamatan Bungah membahas untuk menerapkan sangsi yang lebih berat bagi PSK dan penjual minuman keras

"selama ini sangsi penjual miras (minuman keras) termasuk pramusaji hanya dikenakan sangsi tindak pidana ringan (tipiring). Oleh karena itu  muspika dan tokoh agama merumuskan sangsi yang lebih berat" Ujar AKP Lukman Hadi Kapolres Bungah seperti dikutip dari harian Surya

Sementara itu Syaiful Munir selaku penasehat MUI Kabupaten Gresik berharap sebelum memasuki bulan suci ramadhan warung makan dan penjual miras agar tidak beroperasi, beliau menambahkan agar diupayakan untuk ada pembinaan bagi penjual miras " yang berbahaya inikan prostitusi terselubung, itu nanti akan dikoordinasi dengan Kepolisian dan trantib. Pembinaan ini bukan hanya jangka pendek tetapi jangkan panjang  sebab yang berjualan makanan dan buka warung kopi butuh makan"ujar beliau seperti dikutip dari Surya 21 Mei 2015


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Turun Drastis hingga 70 Persen, Ini Strategi Rahasia Kabupaten Gresik Tekan Angka Pernikahan Dini demi Selamatkan Masa Depan Anak

INIGRESIK.COM - Angka permohonan dispensasi kawin atau pernikahan dini di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, mengalami penurunan yang sangat tajam hingga pertengahan tahun 2026 ini jika dibandingkan dengan periode tahun-tahun sebelumnya. Berdasarkan data resmi dari Pengadilan Agama Kabupaten Gresik, sepanjang tahun 2025 lalu tercatat ada sebanyak 170 kasus permohonan pernikahan di bawah umur yang diajukan oleh masyarakat.  Sementara itu, memasuki pertengahan tahun 2026, jumlah pengajuan dispensasi tersebut berhasil ditekan secara signifikan dan berada di kisaran 50 perkara saja. Langkah taktis pemerintah daerah yang berkolaborasi dengan berbagai instansi hukum menjadi kunci utama di balik keberhasilan memangkas angka perkawinan anak di wilayah tersebut. Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak secara masif terus memperkuat berbagai upaya pencegahan di lapangan untuk memastikan tren positif ini tetap terjaga. Penurunan ya...