Langsung ke konten utama

Google Perbaiki Kualitas Iklan Mobile-Nya

Salah satu bisnis mesin pencari Google menyatakan meningkatkan kualitas "klik" pada tampilan iklan mobile-nya. Ke depannya, perusahaan raksasa dibidang internet tersebut akan menolak "klik" yang tidak disengaja dengan menghilangkan tombol "ad close" (tutup iklan) yang terlalu dekat dengan ikon aplikasi yang ada selama ini

Dikutip dari GSM Arena, penelitian terbaru menunjukan sebanyak 50 persen "klik" yang dihasilkan selama ini dilakukan dengan cara tidak disengaja oleh para pengguna internet. Tombol tersebut biasanya menyebabkan pengguna mengarahkan -"klik" menuju iklan walaupun mereka tidak ingin melakukannya. 

Google juga akan menambahkan fitur untuk menunda secara singkat sebelum iklan di-"klik." Dengan cara tersebut, pengguna dapat memiliki cukup waktu untuk membaca isi iklan sebelum memutuskan apakah akan meng-"klik" untuk informasi selanjutnya. 

Penambahan fasilitas tersebut akan memungkinkan pengguna internet untuk menikmati situs yang memang dituju tanpa meloncat kesitus jual beli aplikasi. Menghilangkan "klik" yang tidak disengaja juga memungkinkan pengiklan untuk menerima lebih banyak pembeli potensial yang memenuhi syarat. 

sumber : gsm arena 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Info Grafis Penyakit Hepatitis di Indonesia

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut sekitar 400 juta orang penduduk dunia mengidap hepatitis, dengan 1,4 juta di antaranya meninggal dunia. Bertepatan dengan Hari Hepatitis Sedunia yang jatuh Kamis (28/7/2016)  WHO meluncurkan kampanye Know Hepatitis - Act Now sebagai tema utama. Tema ini dipilih untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap penyakit hepatitis dan mensosialisasikan pencegahan. "Bertepatan dengan Hari Hepatitis Sedunia, WHO meluncurkan kampanye #NoHep sebagai bagian dari tema Know Hepatitis - Act Now.  Harapannya tema ini dapat meningkatkan kewaspadaan masyarakat dan targetnya pada tahun 2030 penyakit hepatitis sudah bisa dieliminasi," tulis WHO dalam situs resminya. Lalu, bagaimana dengan kondisi hepatitis di Indonesia? Data dari Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian Kesehatan menyebut lebih 2,9 juta penduduk Indonesia mengidap hepatitis.  Sumber : HealthDetik