Langsung ke konten utama

Google Perbaiki Kualitas Iklan Mobile-Nya

Salah satu bisnis mesin pencari Google menyatakan meningkatkan kualitas "klik" pada tampilan iklan mobile-nya. Ke depannya, perusahaan raksasa dibidang internet tersebut akan menolak "klik" yang tidak disengaja dengan menghilangkan tombol "ad close" (tutup iklan) yang terlalu dekat dengan ikon aplikasi yang ada selama ini

Dikutip dari GSM Arena, penelitian terbaru menunjukan sebanyak 50 persen "klik" yang dihasilkan selama ini dilakukan dengan cara tidak disengaja oleh para pengguna internet. Tombol tersebut biasanya menyebabkan pengguna mengarahkan -"klik" menuju iklan walaupun mereka tidak ingin melakukannya. 

Google juga akan menambahkan fitur untuk menunda secara singkat sebelum iklan di-"klik." Dengan cara tersebut, pengguna dapat memiliki cukup waktu untuk membaca isi iklan sebelum memutuskan apakah akan meng-"klik" untuk informasi selanjutnya. 

Penambahan fasilitas tersebut akan memungkinkan pengguna internet untuk menikmati situs yang memang dituju tanpa meloncat kesitus jual beli aplikasi. Menghilangkan "klik" yang tidak disengaja juga memungkinkan pengiklan untuk menerima lebih banyak pembeli potensial yang memenuhi syarat. 

sumber : gsm arena 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Adu Banteng Brio dan Truk Trailer Picu Kecelakaan Beruntun 5 Kendaraan di Balongbendo Sidoarjo, 2 Pengendara Motor Tewas di Tempat

INIGRESIK.COM -  Jalur tengkorak nasional penghubung Mojokerto menuju Surabaya kembali memakan korban jiwa akibat kelalaian berkendara di jalan raya. Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan sekaligus terjadi di Jalan Raya Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, pada Rabu, 10 Juni 2026, sekitar pukul 05.00 WIB. Insiden tragis pada pagi buta ini mengakibatkan dua orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian setelah dihantam truk trailer yang hilang kendali. Tragedi ini bermula ketika sebuah mobil Honda Brio bernomor polisi S-1865-PM melaju dari arah barat menuju ke timur. Mobil yang dikemudikan oleh Bashori Alwi, seorang pria berusia 56 tahun asal Sooko, Mojokerto, diduga kuat melaju dengan kondisi pengemudi yang kurang konsentrasi. Akibat hilangnya fokus mengemudi tersebut, laju mobil seketika berjalan terlalu ke kanan hingga memakan marka jalan dan masuk ke jalur berlawanan yang sangat membahayakan. Pada saat yang bersamaan...