Langsung ke konten utama

Walisongo Periode Ketiga

Atap Masjid sumber flickr
Pada tahun 1463 M. Masuklah Wali menjadi Anggota Wali Songgo menggantikan anggota Wali Songo yang wafat ataupun anggota Wali Songo yang hijrah berdakwah di luar Jawa. Beliau adalah : 

1. Syekh Maulana Ainul Yaqin “Raden Paku” (Sunan Giri) 
Beliau lahir di Blambangan, Jawa Timur putra dari Syekh Maulana Ishaq dengan putri kerajaan Blambanngan yang telah memeluk agama Islam bernama Dewi Sekardadu atau Dewi Kasiyan. Sunan Giri melanjutkan dakwah ayahnya yang hijrah berdakwah di negeri Pasai. Sunan Giri wafat dan dimakamkan di Giri, Gresik. 

2. Syekh Malaya Abdurrahman “Raden Mas Said” (Sunan kalijaga) 
Beliau lahir di Tuban, Jawa Timur putra dari Adipati Wilatika dengan nama Abdul Syukur yang berkedudukan di Tuban. Sunan Kalijaga melanjutkan dakwah Syekh Subakir yang hijrah untuk berdakwah di Persia. Sunan Kalijaga wafat dan dimakamkan di Kadilangu, Demak. 

3. Syekh Maulana Makdum Ibrahim (Sunan Bonang) 
Beliau lahir di Ampel, Surabaya putra dari Sayyid Ali Rahmatullah (Sunan Ampel). Sunan Bonang melanjutkan dakwah Syekh Maulana Hasanuddin yang wafat pada tahun 1462 M. Sunan Bonang wafat dan dimakamkan di Tuban. 

4. Syekh Maulana Syaifuddin “Raden Qosim” (Sunan Drajat) 
Beliau lahir di Ampel, Surabaya putra dari Sayyid Ali Rahmatullah (Sunan Ampel). Sunan Drajat wafat dan dimakamkan di Drajat. 


Refrensi :
Sunyoto, Agus. 2012. Atlas Walisongo. Trans Pustaka, LTN PBNU : Jakarta
Abimanyu, Soedjipto. 2013. Babad Tanah Jawi, Laksana : Yogyakarta
Rahimsyah.____. Kisah Wali Songo, Karya Agung : Surabaya
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kampung Berwawasan Pendidikan Gresik

DASAR PEMIKIRAN Perubahan selalu dialami oleh semua, baik individu maupun organisasi, tidak ada satupun individu dan organisasi di dunia ini yang tidak mengalami perubahan, bahkan gelombang perubahan makin tak terbendung. Dengan kemajuan teknologi informasi, organisasi kini berada pada lingkungan dinamis dan penuh persaingan. Hal tersebut menuntut individu dan organisasi untuk menyesuaikan cara-cara berusaha dan mencapai tujuan yang diinginkan. The Constant is change , itulah bahasa yang tepat untuk menggambarkan sifat perubahan itu sendiri. seakan-akan mengikuti sabda alam, semua hal mengalami perubahan, apakah berangsur-angsur ataukah drastis. Perubahan itu dapat berupa perubahan kemampuan pengetahuan, perubahan mental, perubahan lingkungan dan yang jelas perubahan itu pasti terjadi mau tidak mau, suka tidak suka. Untuk itu sebagai bagian dari masyarakat sudah seharusnya melibatkan diri dalam usaha pencerahan, pemberdayaan, pendampingan, pengabdian bagi p...