Langsung ke konten utama

Kuliner RM Kaliotik Lamongan "Berdiri Sejak Tahun 1965"

Warung Kaliotik
Kuliner yang satu ini bukan di kota pudak teman...... namun berada di sebelah barat kota Gresik, tepatnya berlokasi di Jl. Jaksa Agung Suprapto No. 27, Lamongan, bagi para pengguna jalan pantura tentu sudah tidak asing lagi dengan Rumah Makan ini, karena memang lokasinya tepat berada dipinggir jalan raya 

Menurut beberapa sumber RM Kaliotik ini didirikan sejak tahun 1965-an oleh Bpk. H. Asikin bersama istrinya. Pada awalnya warung sederhana ini hanya menyajikan menu pecel lele, sate dan gulai kambing. Kemudian pada tahun 1993-an, usaha ini mulai dikelola oleh Bpk. H. Handy Alianto.

Warung dengan konsep prasmanan ini sekarang sudah cukup lengkap sajiannya.Mulai menu rumahan ,tradisional, juga sayuran gorengan, soto Lamongan, nasi bakar dan dilengkapi juga dengan berbagai minuman segar es kaliotik dengan campuran (tape ketan item, kelapa, alpukat, jelly, susu) dan berbagai minuman khas lainnya 

Yang membuat saya menarik dari kaliotik ini adalah cara pembayaranya yang cukup sederhana, setelah pembeli memilih makanan kemudian ditunjukan ke kasir dan diberi kupon harga mulai 10.000 yang terpisah pisah, dan tidak harus membayar terlebih dahulu

Silahkan yang mau mencoba bisa mampir, khususnya bagi yang melewati jalan raya Lamongan, kuliner yang satu ini cukup menarik 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sempat Disuspensi karena Limbah, 4 Dapur Makan Bergizi Gratis di Gresik Akhirnya Diizinkan Beroperasi Kembali setelah Renovasi Kilat

INIGRESIK.COM - Pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Gresik , Jawa Jawa Timur, sempat diwarnai penghentian sementara operasional pada delapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG sejak awal pekan ini. Langkah tegas berupa pembekuan (suspend) tersebut diambil oleh Badan Gizi Nasional (BGN) karena fasilitas pendukung di delapan titik tersebut kedapatan belum memenuhi standar teknis lingkungan hidup yang dipersyaratkan.  Meski sempat memicu kekhawatiran terkait keberlangsungan pasokan makanan untuk anak-anak sekolah, perbaikan cepat langsung dilakukan oleh para pengelola di lapangan. Per hari ini, Jumat, 5 Juni 2026, empat dari delapan SPPG yang sempat disuspensi tersebut dipastikan sudah mengantongi surat pencabutan suspend dan diizinkan kembali beraktivitas normal melayani kebutuhan gizi masyarakat. Kebijakan penghentian sementara ini murni didasari oleh komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas lingkungan di sekitar lokasi produksi...