Langsung ke konten utama

Persegres Gresik United Tunggu Pembagian Grup PIS

Persegres Gresik United yang akan mengikuti turnamen Piala Indonesia Satu (PIS) baru menggelar latihan jika sudah ada kepastian hasil pembagian grup dari promotor turnamen, Mahaka Sports and Entertainment. 

Mahaka Sports sendiri, menurut manajemen GU masih menunggu kepastian kuota empat tim Indonesia Super League (ISL) sebelum menentukan pembagian grup. Namun pemberitahuan terkait pengunduran turnamen sudah diterima dari awalnya pertengahan Agustus menjadi akhir Agustus. "Kalau tenggat waktu 16 tim yang ikut PIS itu pada Rabu (29/7). Tentu, pembagian grup akan ditentukan dalam minggu ini," ujar Sekretaris Gresik United Hendri Febry seperti dikutip dari Vivanews Rabu 29 Juli 2015

Namun kendati molor, adanya turnamen PIS dinilai GU sangat positif untuk menumbuhkan gairah kembali berkompetisi di level atas sepakbola nasional. Apalagi ada cukup banyak waktu untuk persiapan sebelum berlaga di PIS. 

Dia mengakui, bahwa tim kebanggaan Ultrasmania ini tak mau trauma dengan batalnya turnamen. Usai force majeure kompetisi ISL 2015, Persegres merasa kecewa ketika turnamen pra musim yang digagas PT Liga Indonesia batal. Pihaknya hanya ingin sesegera mungkin ada kejelasan perhelatan turnamen PIS. "Kami butuh kepastian pembagian tim dalam grup, yang ditentukan dalam minggu ini. Kalau sudah ada, maka kami langsung bersiap latihan," paparnya

sumber : Viva

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Negara Rugi Rp645 Miliar, Kantor PT Barata Indonesia Gresik Digeledah Serentak oleh Kortastipidkor Polri Terkait Korupsi Proyek Pabrik Gula Asembagoes

INIGRESIK.COM -  Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Mabes Polri menggeledah kantor PT Barata Indonesia di Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Selasa (9/6/2026). Penggeledahan dilakukan dalam rangka penyidikan dugaan tindak pidana korupsi proyek Engineering, Procurement, Construction and Commissioning (EPCC) Pabrik Gula Asembagoes, Situbondo. Dalam proses penggeledahan tersebut, penyidik menyisir sejumlah ruangan strategis, mulai dari divisi pengadaan, keuangan hingga divisi pabrik gula. Sejumlah dokumen dan barang bukti turut diamankan guna mendukung proses penyidikan yang sedang berjalan. Kabag Ops Kortastipidkor Polri, Kombes Pol Ahmad Yusuf Afandi, menjelaskan bahwa penggeledahan berkaitan dengan dugaan korupsi proyek EPCC Pabrik Gula Asembagoes yang berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI diduga menyebabkan kerugian negara mencapai Rp645 miliar. "Hasil penggeledahan akan dianalisa dan didalami untuk memperkuat pembuktian. Termasuk dal...