Langsung ke konten utama

Sejarah Nama Desa "Trate"

Sejarah penamaan beberapa tempat di Gresik, tidak lepas dari berbagai lokasi telaga saat itu, jadi tidak heran jika tidak ada banjir di Gresik pada masa lampau. Telaga selain memiliki fungsi sebagai  peresapan air, juga berfungsi sebagai keindahan dan juga untuk memenuhi kebutuhan warga sekitar seperti bersuci dan mandi 

Selain itu tingkat kepedulian masyarakat saat itu sangat tinggi untuk menjaga dan melestarikan sebuah telaga, seperti Trate yang senantiasa dijaga oleh tokoh masyarakat yang bernama buyut Doro dan buyut Senggulu, yang senantiasa mengingatkan warga jika ada yang membuat  kotor telaga Terate

Begitu juga awal sejarah penamaan "Trate", yang awalnya berawal dari keberadaan telaga trate yang dikelilingi oleh 3 jalan yang membentang saat ini yaitu jalan KH Abdul Karim, jalan Usman Sadar, dan jalan Akim Kayat

Penamaan Terate sendiri berawal dari banyaknya bunga trate (jawa) yang berwarna putih yang mengelilingi telaga ini, sehingga semakin lama banyak orang yang menyebutnya tempat ini dengan "Trate".

Sangat disayangkan keberadaaan telaga ini sekarang sudah banyak dipakai untuk pemukiman dan semakin sempit, walaupun sekarang dimanfaatkan oleh pemerintah Kabupaten

Semoga sekelumit cerita yang diambil dari buku terbitan Persada tahun 2014 karangan Loemaksono bisa bermanfaat dan menambah wawasan pembaca inigresik 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perkuat Sinergi Desa dan Polisi, Kapolres Gresik Luncurkan “Lapor Cak Roma” untuk Wujudkan Gresik Aman dan Kondusif

INIGRESIK.COM  – Dalam semangat mempererat kolaborasi antara kepolisian dan pemerintah desa, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu menggelar silaturahmi bersama jajaran Ketua Persatuan Kepala Desa Indonesia (PKDI) se- Kabupaten Gresik , Jumat (10/10/2025). Kegiatan yang berlangsung di Aula SAR Polres Gresik itu dihadiri Wakapolres Kompol Danu Anindhito Kuncoro, pejabat utama Polres Gresik, serta Ketua PKDI Kabupaten Gresik, Nurul Yatim, yang juga Kepala Desa Baron, Kecamatan Dukun, bersama seluruh Ketua PKDI tingkat kecamatan. Dalam arahannya, Kapolres Rovan menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian dan pemerintah desa untuk menjaga Situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Sitkamtibmas) . Ia menegaskan, keamanan bukan semata tugas kepolisian, namun juga membutuhkan partisipasi aktif dari seluruh kepala desa dan masyarakat. “Kami berharap peran aktif para kepala desa dalam mendukung program strategis Polres Gresik, termasuk mengaktifkan Sat Kamling dan memperluas ...