Langsung ke konten utama

Ternyata KH Ahmad Dahlan dan KH Mohammad Hasjim Asy'arie Bernasab Sama

Sejarah Indonesia telah mencatat dua nama besar yaitu Kyai Haji Ahmad Dahlan (Muhammad Darwis) dan Kyai Haji Mohammad Hasjim Asy'arie sebagai pendiri ormas Islam yang terbesar di Indonesia. Dua organisasi Kemasyarakatan (Ormas) tersebut Yaitu Muhammadiyah yang didirikan KH Ahmad Dahlan pada 18 Nopember 1912, dan Nahdlatul Ulama yang didirikan KH Hasyim Asyari pada tanggal 31 Januari 1926


Kedua tokoh besar yang merupakan Pahlawan Nasional tersebut ternyata bersaudara dan memiliki satu nasab yang sama, jika pembaca iniGresik penasaran berikut coba kami ulas nasab dari kedua tokoh tersebut berdasarkan Buku "Api Sejarah Karya Ahmad Mansur Surya Negara Hal 148"


Nasab Kyai Haji Ahmad Dahlan sebagai berikut :

  • Maulana Ishaq
  • Sulaiman (Ki Ageng Gribig)
  • Demang Djurung Djuru Sapisan
  • Demang Djurung Djuru Kapindo
  • KH Murtadha
  • KH Sulaiman
  • KH Ilyas
  • KH Abu Bakar
  • KH Ahmad Dahlan

Nasab Kyai Haji Mohammad Hasjim Asy'arie sebagai berikut :


  • Maulana Ishaq (orang tua - Sunan Giri (Raden Ainul Yaqin) 
  • Abdullah 
  • Abdul Aziz 
  • Abdul Fatah 
  • Abdurrohman (Sultan Haji Wijaya / Joko Tingkir) 
  • Abdul Halim (Pangeran Benawa) 
  • Abdul Wahid 
  • KH. Hasyim Asy’ari (Jombang) 
Dari kedua nasab tokoh diatas didapat sebuah nama yang bernama Maulana Ishaq , beliau merupakan merupakan putra dari Syekh Ahmad Jumadil Qubra

Semoga setelah mengetahui nasab tersebut kita bisa semakin saling memahami dan pengertian diantara kedua pengikut ormas terbesar di Indonesia sehingga semakin mempererat persaudaraan diantara Masyarakat Indonesia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Damar Kurung Gresik Tembus Kemasan Teh Botol Sosro, Nyala Budaya Lokal Kini Hadir di Jutaan Tangan

INIGRESIK.COM - Siapa sangka, seni tradisi khas Gresik yang identik dengan lentera malam Lebaran kini ikut menyapa masyarakat luas lewat cara yang tak biasa. Di tangan M Anhar Chusnani , damar kurung melompat dari ruang pameran dan panggung lokal, menuju rak minimarket dan meja makan keluarga Indonesia melalui kemasan Teh Botol Sosro edisi khusus 2025 . Langkah ini bukan sekadar kebetulan. Sejak Februari 2025, Anhar bersaing dengan lebih dari 5.000 peserta dalam kompetisi desain kemasan bertema “Kebaikan untuk Sesama” . Karya damar kurungnya berhasil lolos berlapis seleksi: dari 22 ilustrator terbaik hingga akhirnya masuk dalam 8 desain yang diproduksi massal . Puncaknya, ia menerima penghargaan langsung dari Sukowati Sosrodjojo , pemilik Teh Botol Sosro, dalam seremoni Jakarta Illustration Fair, September 2025 . Lebih dari sekadar ornamen visual, Anhar membawa damar kurung sebagai pesan budaya khas Gresik yang layak hadir di ruang sehari-hari. . Tak berhenti di situ, prestasi ...