Langsung ke konten utama

Kloter Pertama 3243 Calon Haji Berangkat ke Tanah Suci

Jamaah kelompok terbang (kloter) pertama haji tahun 2015 resmi berangkat hari ini.Sebanyak 3243 orang berangkat dari 7 kota yang berbeda. Dalam acara simbolis keberangkatan di Jakarta Menteri Agama mengingatkan para jemaah untuk selalu menjaga niat. Meski bepergian, haji sejatinya merupakan amalan ibadah. "Jadi jangan melupakan niatan itu," ujar Lukman di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Jumat, 21 Agustus 2015. 
Calon jamaah haji (dream)

Selain itu, Lukman juga berpesan agar para jemaah selalu menjunjung tinggi nilai kesopanan. Ini lantaran jemaah haji juga membawa misi sebagai duta bangsa. "Jemaah haji asal Indonesia dikenal sebagai jemaah yang santun dan sopan," kata dia. Pada kesempatan yang sama, Menteri Kesehatan Nila F Moeloek menginggatkan jemaah untuk selalu waspada terhadap ancaman cuaca panas dan wabah MERS. Jika merasa ada masalah kesehatan saat berada di Tanah Suci, jemaah diminta untuk segera melapor ke petugas kesehatan. "Petugas kita akan selalu mendampingi jemaah haji," katanya. Upacara pelepasan ini juga dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. 

Dalam sambutannya, pria yang kerap disapa dengan panggilan Ahok ini menitipkan doa kepada para jemaah haji agar kota yang dipimpinnya menjadi kota modern yang ramah dan santun "Saya menitipkan doa kepada jemaah haji agar Jakarta bisa menjadi kota yang santun, modern, dan tertib," katanya. Berdasarkan jadwal Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), sebanyak sembilan kloter jamaah haji seluruh Indonesia diterbangkan hari ini. Kloter tersebut yaitu Medan, Padang, Jakarta, Bekasi, Surakarta, Surabaya, Balikpapan, Mataram, dan Makassar.

Berikut daftar jamaah haji yang berangkat 21 Agustus 2015
Balikpapan 355 + 5 petugas
Jakarta 445 + 5 petugas
Jakarta 450 + 5 petugas
Lombok 355 + 5 petugas
Medan 388 + 5 petugas
Padang 450 + 5 petugas
Solo 355 + 5 petugas
Surabaya 445 + 5 petugas

sumber : JPPN | dream

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sempat Disuspensi karena Limbah, 4 Dapur Makan Bergizi Gratis di Gresik Akhirnya Diizinkan Beroperasi Kembali setelah Renovasi Kilat

INIGRESIK.COM - Pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Gresik , Jawa Jawa Timur, sempat diwarnai penghentian sementara operasional pada delapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG sejak awal pekan ini. Langkah tegas berupa pembekuan (suspend) tersebut diambil oleh Badan Gizi Nasional (BGN) karena fasilitas pendukung di delapan titik tersebut kedapatan belum memenuhi standar teknis lingkungan hidup yang dipersyaratkan.  Meski sempat memicu kekhawatiran terkait keberlangsungan pasokan makanan untuk anak-anak sekolah, perbaikan cepat langsung dilakukan oleh para pengelola di lapangan. Per hari ini, Jumat, 5 Juni 2026, empat dari delapan SPPG yang sempat disuspensi tersebut dipastikan sudah mengantongi surat pencabutan suspend dan diizinkan kembali beraktivitas normal melayani kebutuhan gizi masyarakat. Kebijakan penghentian sementara ini murni didasari oleh komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas lingkungan di sekitar lokasi produksi...