Langsung ke konten utama

Kuliner Khas Bawean "Kella Celok"

Menikmati keindahan alam Bawean akan semakin lengkap dengan hidangan kuliner lezat Bawean yang satu ini "Kella Celok" namanya atau biasa disebut ikan kuah kuning. Kuliner yang mirip dengan kello kuning ini berbahan kuah yang berasal dari kunir yang digeprek dan dimasak di air panas.

Selain kuah resep kella celok bisa menggunakan ikan jenis apa saja, kemudian bumbu bawang merah 3 biji, bawang putih 1 biji, ketumbar, merica 5 biji, lombok, terasi sedikit, laos, kunyit, dan asam. Semua rempah digiling sampai halus, kecuali laos. “Berikutnya ikan bersama rempah dimasak sampai mendidih,”

Kuliner ini sangat cocok jika dinikmati beramai-ramai bersama keluarga. Alasannya, selain rasanya enak dan menyegarkan juga bisa mengubah suasana menjadi lebih meriah dengan kuah pedas dan asamnya. “Apalagi kuahnya dicampur jeruk, terasa sebagai menu masakan spesial,” ujar tutik  seperti dikutip dari bawean dot net.

Menurut cerita yang berkembang kaum perempuan dewasa dan remaja di Pulau Bawean hampir dipastikan keseluruhan bisa memasak masakan kella celok ini. Alasannya masakan kella celok merupakan menu andalan yang turuntemurun dari nenek moyangnya.

Wiwin Suryaningsih asal Lebak, Sangkapura menyatakan menu masakan kella celok merupakan tradisi bagi warga Pulau Bawean. “Sering kali bila ada tamu dari Pulau Jawa, di antara menu yang disuguhkan adalah kella celok. Setelah menikmati mengakui kelezatannya,” terangnya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Turun Drastis hingga 70 Persen, Ini Strategi Rahasia Kabupaten Gresik Tekan Angka Pernikahan Dini demi Selamatkan Masa Depan Anak

INIGRESIK.COM - Angka permohonan dispensasi kawin atau pernikahan dini di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, mengalami penurunan yang sangat tajam hingga pertengahan tahun 2026 ini jika dibandingkan dengan periode tahun-tahun sebelumnya. Berdasarkan data resmi dari Pengadilan Agama Kabupaten Gresik, sepanjang tahun 2025 lalu tercatat ada sebanyak 170 kasus permohonan pernikahan di bawah umur yang diajukan oleh masyarakat.  Sementara itu, memasuki pertengahan tahun 2026, jumlah pengajuan dispensasi tersebut berhasil ditekan secara signifikan dan berada di kisaran 50 perkara saja. Langkah taktis pemerintah daerah yang berkolaborasi dengan berbagai instansi hukum menjadi kunci utama di balik keberhasilan memangkas angka perkawinan anak di wilayah tersebut. Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak secara masif terus memperkuat berbagai upaya pencegahan di lapangan untuk memastikan tren positif ini tetap terjaga. Penurunan ya...