Langsung ke konten utama

New SUV Toyota Fortuner 2015 Belum Dipasarkan di Indonesia

PT Toyota Astra Motor (TAM) menyatakan belum akan memasarkan New SUV Fortuner 2015 di Indonesia. Mereka juga menyatakan SUV menengah versi terbaru ini tidak akan diikutkan dalam pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Motor Show (GIIAS) di Tangerang Selatan, 20-30 Agustus mendatang. 
SUV Toyota Fortuner 2015 Indonesia : bangkokpost.com

"Kami belum ada rencana. Kami masih akan melakukan observasi dan studi terlebih dahulu sebelum melakukan hal itu," ungkap Wakil Presiden Direktur PT Toyota- Astra Motor Suparno Djasmin seperti dikutip dari ROL Jumat (7/8). 

Dalam pemberitaan sebelumnya,  SUV Toyota Fortuner 2015 sebagai generasi terbaru sudah resmi diluncurkan di Bangkok, Thailand pada pertengahan Juli 2015 yang lalu. Hal itu mengundang pertanyaan dari pemerhati otomotif di Indonesia. Karena Indonesia merupakan basis produksi Fortuner sebelumnya, justru didahului oleh Negara Gajah Putih. 

Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM) Rahmat Samulo menanggapi terkait hal tersebut dengan beberapa alasan antara lain karena setiap perwakilan Toyota di masing-masing negara memiliki strategi dan target pangsa pasar berbeda. 

"Di Indonesia sebagian besar yang laku adalah MPV. Di Thailand mungkin berbeda. Sehingga Toyota punya strategi berbeda beda," ungkap Samulo. Samulo mengatakan, pangsa pasar Fortuner di segmen SUV menengah di Indonesia hingga Juni tahun ini berada di atas 30 persen. 

semoga tulisan "New SUV Toyota Fortuner 2015 Belum Dipasarkan di Indonesia " bermanfaat

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perkuat Sinergi Desa dan Polisi, Kapolres Gresik Luncurkan “Lapor Cak Roma” untuk Wujudkan Gresik Aman dan Kondusif

INIGRESIK.COM  – Dalam semangat mempererat kolaborasi antara kepolisian dan pemerintah desa, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu menggelar silaturahmi bersama jajaran Ketua Persatuan Kepala Desa Indonesia (PKDI) se- Kabupaten Gresik , Jumat (10/10/2025). Kegiatan yang berlangsung di Aula SAR Polres Gresik itu dihadiri Wakapolres Kompol Danu Anindhito Kuncoro, pejabat utama Polres Gresik, serta Ketua PKDI Kabupaten Gresik, Nurul Yatim, yang juga Kepala Desa Baron, Kecamatan Dukun, bersama seluruh Ketua PKDI tingkat kecamatan. Dalam arahannya, Kapolres Rovan menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian dan pemerintah desa untuk menjaga Situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Sitkamtibmas) . Ia menegaskan, keamanan bukan semata tugas kepolisian, namun juga membutuhkan partisipasi aktif dari seluruh kepala desa dan masyarakat. “Kami berharap peran aktif para kepala desa dalam mendukung program strategis Polres Gresik, termasuk mengaktifkan Sat Kamling dan memperluas ...