Langsung ke konten utama

Gresik Glowing 5 KM Run

GRESIK – Hidup sehat telah menjadi kebutuhan setiap insan manusia, kesadaran akan pentingnya menjaga tubuh deng berolahraga agar tetap bugar telah menjadi budaya di masyarakat. Animo masyarakat terhadap olahraga yang semakin meningkat dimanfaatkan oleh Indorunners yang mengandeng DISBUDPARPORA Kabupaten Gresik untuk menggelar aksi olahraga masal yang unik. 

Acara yang dipopulerkan dengan istilah Gresik Glowing 5 KM Run ini merupakan olahraga lari yang dilakukan di malam hari. Gresik Glowing 5 KM Run sendiri memulai start dan finish di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) yang bertempat di jalan Jaksa Agung Suprapto, Sidokumpul Gresik. Para peserta juga diberikan identitas berupa nomor dada dan glowstik sehingga semakin menyemarakkan jalan raya yang dilalui para peserta. 

Gresik Glowing 5 KM Run yang dilaksanakan tadi malam (12/09) mlai pukul 18.00 WIB juga dimeriahkan doorprize berupa sepeda gunung, kulkas, mesin cuci, dan berbagai hadiaah menarik lainnya. Selain itu, lima puluh medali dipersiapkan untuk pelari terdepan. Meskipun acara tanpa dipunggut biaya, panitia menyediahkan uang senilai Rp. 350.000 untuk juara 1 pelari putra dan putri, Rp. 250.000 untuk juara 2 pelari putra dan putri dan Rp. 150.000 untuk juara 3 pelari putra dan putri. 

[post_ads]
Dengan dilaksanakannya acara Gresik Glowing 5 KM Run diharapkan masyarakat lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan dan menggiatkan olahraga bersama. Selain itu, diharapkan nantinya muncul bibit-bibit berprestasi yang mampu mengharumkan nama Indonesia umumnya, dan Gresik khususnya. Salam olahraga, salam sportivitas !!!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Turun Drastis hingga 70 Persen, Ini Strategi Rahasia Kabupaten Gresik Tekan Angka Pernikahan Dini demi Selamatkan Masa Depan Anak

INIGRESIK.COM - Angka permohonan dispensasi kawin atau pernikahan dini di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, mengalami penurunan yang sangat tajam hingga pertengahan tahun 2026 ini jika dibandingkan dengan periode tahun-tahun sebelumnya. Berdasarkan data resmi dari Pengadilan Agama Kabupaten Gresik, sepanjang tahun 2025 lalu tercatat ada sebanyak 170 kasus permohonan pernikahan di bawah umur yang diajukan oleh masyarakat.  Sementara itu, memasuki pertengahan tahun 2026, jumlah pengajuan dispensasi tersebut berhasil ditekan secara signifikan dan berada di kisaran 50 perkara saja. Langkah taktis pemerintah daerah yang berkolaborasi dengan berbagai instansi hukum menjadi kunci utama di balik keberhasilan memangkas angka perkawinan anak di wilayah tersebut. Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak secara masif terus memperkuat berbagai upaya pencegahan di lapangan untuk memastikan tren positif ini tetap terjaga. Penurunan ya...