Langsung ke konten utama

Airlangga Career Fair XXV Surabaya 2015

Event bursa kerja akbar kali ini diselenggarakan oleh Pusat Pembinaan Karir & Kewirausahaan Unair Surabaya, event tahunan yang ke 25 ini bertajuk Airlangga Career Fair 2015, akan dilaksanakan pada tanggal 11 s/d 12 September 2015 bertempat di Gedung Airlangga Convention Centre Kampus C Unair yang beralamat di jalan Mulyorejo (MERR II-C)

Airlangga Career fair 2015 bursa kerja (job fair) yang sangat lengkap ini menyajikan berbagai promosi, presentasi, pameran, dan aktivitas rekrutmen yang dilakukan oleh perusahaan, dalam satu kesatuan sekaligus

Perusahaan peserta Airlangga Career Fair XXV Surabaya 2015

  • PT Dharma Lautan Utama
  • PT Plasindo Lestari
  • PT Arkon Prima Indonesia
  • Sutindo Group
  • Alfa Group
  • PT Kalbe Farma
  • Dipa Healthcare
  • PT Mandiri TF
  • PT Surya Madistrindo
  • PT Wijaya Karya
  • Dan Lain Lain 

Daftar Peserta Scholarship & Entrepreneur Airlangga Career Fair XXV 

  • Edlink
  • Connex
  • Education USA Surabaya
  • Alfalink
  • Sun Education Group
  • Konjen Jepang
  • AUG
  • Nuffic Neso Indonesia
  • IDP
  • Australia Award

Stand Airlangga Career Fair XXV Surabaya 2015





Acara ini terbuka untuk umum dibuka pada pukul 08.00-16.00 WIB, persiapkan untuk wawancara dan soft copy CV (format pdf atau MS Word) maksimal 205 kb. daftarkan diri secara onlinesebelum 9 september untuk mendapat tiket diskon 
informasi lengkap ada di ppkk.unair.ac.id
email adm@ppkk.unair.ac.id

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Turun Drastis hingga 70 Persen, Ini Strategi Rahasia Kabupaten Gresik Tekan Angka Pernikahan Dini demi Selamatkan Masa Depan Anak

INIGRESIK.COM - Angka permohonan dispensasi kawin atau pernikahan dini di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, mengalami penurunan yang sangat tajam hingga pertengahan tahun 2026 ini jika dibandingkan dengan periode tahun-tahun sebelumnya. Berdasarkan data resmi dari Pengadilan Agama Kabupaten Gresik, sepanjang tahun 2025 lalu tercatat ada sebanyak 170 kasus permohonan pernikahan di bawah umur yang diajukan oleh masyarakat.  Sementara itu, memasuki pertengahan tahun 2026, jumlah pengajuan dispensasi tersebut berhasil ditekan secara signifikan dan berada di kisaran 50 perkara saja. Langkah taktis pemerintah daerah yang berkolaborasi dengan berbagai instansi hukum menjadi kunci utama di balik keberhasilan memangkas angka perkawinan anak di wilayah tersebut. Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak secara masif terus memperkuat berbagai upaya pencegahan di lapangan untuk memastikan tren positif ini tetap terjaga. Penurunan ya...